Kunjungi Pasar Tanjung, Calon Wali Kota Mojokerto Ning Ita Dengarkan Aspirasi Pedagang

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241119 154642
Ning Ita disambut hangat sejumlah pedagang di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto. (Yusi/kabarterdepan.com)

Banyuwangi, kabarterdepan.com – Calon Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita memgunjungi ke Pasar Tanjung Anyar di Kota Mojokerto, Selasa (19/11/2024) pagi.

Pasar Tanjung Anyar tersebut merupakan salah satu pasar tradisional yang ramai dikunjungi masyarakat di Kota Mojokerto.

Di kesempatan itu kedatangan Wali Kota Mojokerto periode 2028-2023 itu untuk mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan para pedagang serta pengunjung pasar.

Ning Ita datang dengan didampingi beberapa relawan. Ia menyapa para pedagang dan pengunjung pasar. Dalam kesempatan tersebut, banyak pedagang yang mengungkapkan keluhan terkait kondisi pedagang yang akan dialihkan dari pasar induk.

“Beberapa pedagang menyampaikan bahwa mereka akan dipindahkan ke pasar induk, padahal kan kita tahu di peta bidang kota Mojokerto di tempat ini adalah pasar induk, jadi tidak akan pernah dialih fungsikan menjadi yang lainnya dan ini tetap menjadi pasar induk. Maka yang benar adalah pasar Tanjung ini akan direvitalisasi dibangun menjadi lebih baik dan yang berdagang disini adalah tetap para pedagang yang sudah menempati lapak-lapak yang ada saat ini dan sebelumnya,” ujar Ning Ita.

Ia menegaskan kembali bahwa kemajuan pasar tanjung kedepannya akan lebih direvitalisasikan dan diperbaiki, sehingga para pedagang akan tetap berdagang di pasar tanjung dan ia juga menyampaikan bahwa telah mengajukan anggaran kepada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia ketika ia menjabat sebagai Wali Kota Mojokerto.

“Hanya akan ditata pasarnya dan diperbaiki, karena di era kepemimpinan saya di tahun 2023, kami telah mengajukan anggaran ke Kementerian Perdagangan dan insyaallah bisa tembus diangka Rp 100 miliar. Jadi warga dan para pedagang jangan khawatir, panjenengan tetap akan berdagang di pasar tanjung bahkan pasarnya kita perbaiki dan revitalisasi, supaya menjadi tempat yang indah dan tidak kumuh,” kata Ning Ita.

Salah satu perhatian utama yang disampaikan oleh calon wali kota adalah pentingnya pemberdayaan ekonomi kreatif sebagai pilar utama dalam pembangunan ekonomi daerah dan menekankan pentingnya mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dari kalangan generasi Z dan milenial untuk berwirausaha.

“Kalau perekonomiannya akan difokuskan pada ekonomi kerakyatan, karena sentra industri ini kita tidak ada jadi kita fokuskan pada lima kampung tematik yakni ada kampung alas kaki, kampung batik, kampung snack, kampung pecinan, kampung kuliner, digital, semua diarahkan pada peningkatan ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.

“Kemudian bagaimana mempersiapkan SDM dari generasi Z dan milenial dengan pembekalan ilmu kewirausahaan, agar mereka terdorong menjadi entrepreneur dimana merupakan bagian dari kekuatan ekonomi,” imbuh Ning Ita

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya calon wali kota untuk lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan langsung aspirasi mereka, serta menyesuaikan program kerja dengan kebutuhan riil di lapangan.

Dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi kreatif dan peningkatan SDM, calon Wali Kota Mojokerto ini berharap dapat menciptakan Kota Mojokerto yang lebih maju, berdaya saing, dan ramah bagi generasi muda.

Sebagai calon wali kota, Ning Ita berharap dapat terus mendengarkan suara rakyat dan merancang kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Mojokerto. Melalui pendekatan langsung seperti ini, Ning Ita berharap dapat lebih dekat dengan warga dan memberikan solusi yang relevan dengan tantangan yang ada di kota Mojokerto. (Yusi)

Responsive Images

You cannot copy content of this page