IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Kunjungan Komisi IV DPR-RI ke Kebun Binatang Surabaya, Resmikan Arena Gajah Baru dan Dukung Konservasi

Avatar of Andy Yuwono
Komisi IV DPR RI kunjungi KBS, Kamis (29/2/2024). (Riyad/kabarterdepan.com)
Komisi IV DPR RI kunjungi KBS, Kamis (29/2/2024). (Riyad/kabarterdepan.com)

Surabaya, Kabarterdepan.com – Komisi IV DPR-RI melakukan kunjungan kerja ke Kebun Binatang Surabaya (KBS) dalam rangka meresmikan arena gajah baru, Kamis (29/2/2024).

Dalam kunjungan ini, Komisi IV DPR-RI juga berkomitmen untuk mendukung KBS dalam mendapatkan dukungan dan alokasi anggaran yang memadai dari pemerintah pusat. Mereka berharap agar keberadaan KBS tetap berkelanjutan dan menjadi contoh dalam upaya konservasi satwa serta pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Indonesia.

Responsive Images

Dalam kunjungan tersebut, anggota Komisi IV DPR-RI, Sutrisno, menekankan pentingnya menjaga KBS sebagai aset pariwisata. Ia menyatakan bahwa kebun binatang Surabaya memiliki potensi pendapatan daerah yang tinggi melalui sektor pariwisata. Dengan membuka arena gajah baru, diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saat ini, KBS bukan hanya menjadi tempat wisata lokal, tapi juga destinasi yang diminati oleh wisatawan dari berbagai daerah. Kita harus menjaga dan mengembangkan potensi ini agar dapat memberikan kontribusi maksimal bagi pendapatan daerah,” tegas Sutrisno.

Sementara itu Humas KBS, Nimas, menyoroti pentingnya perhatian lebih dari pusat terhadap keberlangsungan KBS, yang telah menjadi simbol sejarah di wilayah tersebut.

Nimas menyampaikan permohonan perhatian khusus terkait pemeliharaan dan pengembangan KBS, mengingat peran pentingnya dalam melestarikan keanekaragaman hayati dan memberikan kontribusi signifikan terhadap sektor pariwisata Surabaya.

“KBS tidak hanya sebuah tempat rekreasi, namun juga wadah edukasi lingkungan yang berharga,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Konservasi Ekosistem Pemprov Jawa Timur, Basunando, turut angkat bicara terkait tantangan konservasi yang dihadapi oleh KBS. Basunando menekankan perlunya maksimalisasi populasi satwa di kebun binatang ini mengingat keterbatasan lahan yang tersedia. Upaya ini menjadi krusial untuk menjaga keberlanjutan kebun binatang sebagai pusat konservasi dan edukasi.

“KBS bukan hanya menjadi tempat hiburan, tapi juga menjadi garda terdepan dalam melindungi satwa-satwa yang terancam punah. Dengan lahan yang semakin terbatas, perlu adanya inovasi dan strategi efektif dalam memaksimalkan populasi satwa yang ada di KBS,” ujar Basunando. (Riyad)


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Responsive Images

Tinggalkan komentar