
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Salah satu kuliner Mojokerto, molen mini legendaris milik Bu Lifa terus laris manis di Kota Mojokerto. Berjualan selama lebih dari 30 tahun, jajanan gurih dan renyah ini tetap jadi favorit pelanggan hingga sekarang.
Usaha ini berawal dari inspirasi kakak perempuan Bu Lifa. Dulu, suami Bu Lifa yang mengolah dan menjual, namun sejak beberapa tahun lalu usaha ini diteruskan oleh anaknya setelah sang suami meninggal dunia.
“Sekarang sehari bisa habis empat kilogram molen dan satu setengah kilogram onde-onde,” ujar Bu Lifa saat ditemui Kamis (17/7/2025).
Waktu Berjualan Molen Mini
Bu Lifa mulai menata dagangan sejak pukul 15.00 WIB dan mulai berjualan satu jam kemudian di seberang Indomaret Jalan Gajah Mada. Jualannya biasa tutup sekitar pukul 18.30 sampai 19.00 WIB.
Resep keluarga menjadi kunci kelezatan molen dan onde-onde Bu Lifa. Ia menyebutkan bahwa bumbu dan adonan yang digunakan merupakan racikan sendiri, membuat rasanya gurih dan crispy.
“Banyak pelanggan bilang rasanya enak dan beda. Alhamdulillah setiap hari selalu habis,” katanya.
Keunikan lain dari lapak Bu Lifa adalah tradisi memberi bonus kepada pelanggan. Setiap pembeli, bahkan yang sudah langganan, selalu diberi molen atau onde-onde tambahan secara gratis.
“Tujuannya supaya mereka bisa mencicipi. Jadi saya kasih molen atau onde-onde sebagai bonus agar dapat dirasakan atau diincipi langsung sambil anak saya menyiapkan pesanannya,” ungkap Bu Lifa sambil tersenyum.
Ia berharap usahanya terus lancar dan bisa habis setiap hari seperti sekarang. Dengan kelezatan yang terjaga dan pelayanan ramah, jajanan mini Bu Lifa telah menjadi bagian dari cita rasa kuliner khas Mojokerto. (ceci)
