Kuku Anda Cepat Tumbuh? Pertanda Hidup Lebih Lama Menurut Ahli

Avatar of Lintang
Ilustrasi kuku. (Freepik)
Ilustrasi kuku. (Freepik)

Kesehatan, Kabarterdepan.com – Konon, kuku adalah jendela bagi kesehatan tubuh. Namun, seorang ahli terkemuka di bidang penuaan, Profesor David Sinclair dari Harvard Medical School, mengemukakan bahwa pertumbuhan kuku jari dapat menjadi indikator mengejutkan mengenai angka harapan hidup seseorang dan efektivitas proses penuaan seluler. Penelitian ini membuka dimensi baru dalam pemahaman kita tentang penuaan biologis.

Profesor genetika yang banyak meneliti fenomena penuaan ini menjelaskan bahwa kecepatan pertumbuhan kuku merupakan barometer utama seberapa efisien tubuh melakukan regenerasi sel-sel sehat. Kuku yang bertumbuh lebih cepat, kata Sinclair, bisa jadi mengisyaratkan tingkat penuaan yang berlangsung lebih lambat dari rata-rata.

“Laju pertumbuhan kuku merupakan indikator yang sangat baik tentang seberapa cepat Anda menua,” ujar Sinclair, seperti dikutip dari Times of India pada Rabu (30/7/2025).

Ia merujuk pada sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 1979. Studi tersebut menemukan bahwa laju pertumbuhan kuku mingguan mengalami penurunan sekitar 0,5 persen per tahun sejak individu mencapai usia 30 tahun.

“Pertumbuhan kuku yang lebih cepat dari ini menunjukkan bahwa Anda menua lebih lambat dari rata-rata,” tambahnya.

Sinclair sendiri mengaku secara pribadi memantau perubahan laju pertumbuhan kukunya sebagai refleksi kondisi penuaan tubuhnya.

Seiring dengan bertambahnya usia, kuku memang mengalami perubahan alami. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh melambatnya sirkulasi darah, yang berujung pada kurangnya asupan nutrisi esensial ke kuku. Akibatnya, penampilan kuku bisa menjadi lebih kusam, rapuh, bahkan menguning pada beberapa individu.

Kendati demikian, usia bukanlah satu-satunya faktor penentu kondisi kuku. Perubahan pada kuku juga dapat menjadi sinyal adanya defisiensi nutrisi atau ketidakseimbangan hormon tertentu dalam tubuh.

Misalnya, lubang, tonjolan, garis, perubahan bentuk, atau anomali lainnya pada kuku bisa mengindikasikan kekurangan zat besi, masalah ginjal, hingga defisiensi nutrisi secara umum.

Sementara itu, bintik-bintik putih atau garis-garis tertentu pada kuku dapat mengisyaratkan kurangnya asupan zinc dan kalsium. Oleh karena itu, memantau kondisi kuku secara cermat dapat menjadi langkah awal untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page