Kue Quesillo Viral, Usaha Rumahan di Kota Mojokerto Ini Kebanjiran Pembeli Setiap Hari

Avatar of Redaksi
Kedai kue Quesillo Mojokerto. (Ezra/Kabarterdepan.com)
Kedai kue Quesillo Mojokerto. (Ezra/Kabarterdepan.com)

Kota Mokokerto, Kabarterdepan.com – Usaha kue Quesillo Mojokerto ramai pembeli setiap hari, terutama sejak kuliner manis ini viral di media sosial.

Berlokasi di Jalan Kedungsari Gang 2, Kota Mojokerto, usaha rumahan tersebut menarik perhatian warga karena cita rasa dan keunikannya yang belum banyak ditemui di daerah setempat.

Usaha quesillo ini sebenarnya baru dirintis sejak awal November. Sebelumnya, pemilik usaha, Nia bersama suaminya, berjualan roti bakar dan es kopi di kawasan Jalan Empunala.

Namun, musim hujan membuat dagangan mereka sepi hampir satu bulan sehingga mereka mencari alternatif usaha yang dapat dikerjakan dari rumah.

“Usaha ini dimulai dari awal bulan November. Dulu kami jualan roti bakar dan es kopi di Jalan Empunala, tetapi musim hujan membuat kami hampir satu bulan tidak berjualan. Akhirnya kami mencari ide baru dan menjual kue quesillo karena di Mojokerto belum ada. Ternyata ramai dan menjadi viral di TikTok sehingga banyak orang mengetahui,” ujar Nia, Kamis (4/12/2025).

Pemilik usaha ini menyebut bahwa banyak pembeli menyukai rasa quesillo mereka. Ia juga memastikan seluruh bahan baku selalu menggunakan kualitas yang sama agar rasa tetap terjaga.

“Pembeli banyak yang suka dan sering memesan. Bahan utama yang kami gunakan adalah susu, telur, krim keju, serta gula putih untuk membuat karamel. Bahan baku tidak pernah kami ganti meskipun harganya berubah, agar rasa tetap sama,” ujar Nia.

Ia berharap usaha quesillo tersebut semakin dikenal masyarakat Mojokerto maupun luar kota. Harapan itu muncul seiring meningkatnya pesanan dari hari ke hari.

“Harapannya semoga usaha ini dikenal oleh banyak orang, baik warga Mojokerto maupun luar Mojokerto, dan semoga semakin banyak yang menyukai,” katanya.

Pada akhir pekan, penjualan quesillo meningkat tajam karena jumlah pesanan bertambah. Dalam satu hari, mereka mampu memproduksi puluhan loyang untuk memenuhi permintaan.

“Sehari kalau akhir pekan kami bisa membuat 25 loyang, sedangkan hari biasa sekitar 18 sampai 20 loyang,” ujar Nia.

Usaha ini juga memiliki dua sesi jam buka agar pembeli mudah mengambil pesanan. Kedua sesi tersebut berjalan setiap hari tanpa libur.

“Jam buka ada dua sesi, yaitu pagi dan sore. Pagi mulai jam 07.30 sampai 10.30, dan kadang jam 10 sudah habis. Sesi sore mulai jam 16.00 sampai 20.30. Pengambilan pesanan juga sampai jam 20.30 dan sampai sekarang kami belum ada hari libur,” ujar Nia.

Produksi quesillo dilakukan secara teratur setiap hari. Mereka membagi jumlah loyang sesuai kebutuhan masing-masing sesi agar stok tetap stabil.

“Pagi kami membuat sekitar 10 loyang, dan sore 8 sampai 9 loyang. Untuk ketahanan, di suhu ruang bisa bertahan 1 sampai 2 jam, sedangkan di tempat sejuk bisa sampai satu minggu,” ujar Nia.

Pesanan Quesillo Meningkat hingga 25 Loyang per Hari

Sebelum viral, usaha ini hanya mampu menjual beberapa loyang per hari. Namun setelah ramai di TikTok, penjualan meningkat drastis terutama di akhir pekan.

“Dulu sebelum viral, sehari hanya 5 sampai 7 loyang. Sekarang saat akhir pekan bisa mencapai 25 loyang,” ujar Nia.

Nia yang berusia 28 tahun menjalankan usaha ini bersama suaminya, Ferry. Mereka juga memiliki satu anak yang masih bersekolah taman kanak-kanak.

Dedikasi keluarga kecil ini menjadi contoh bahwa kreativitas dan ketekunan dapat membuka peluang usaha yang menjanjikan. (Ezra)

Responsive Images

You cannot copy content of this page