IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Kronologi Lengkap Pasien Diduga Korban Malapraktik di RS Gatoel Kota Mojokerto

Avatar of Jurnalis : Lintang - Editor : Yunan
WhatsApp Image 2023 09 26 at 2.28.12 PM
Laporan Hery Santoso terkait istrinya yang diduga jadi korban malapraktik RS Gatoel Kota Mojokerto (dok.Hery kepada Kabarterdepan)

Kota Mojokerto, KabarTerdepan.com – Hery Santoso (40) melaporkan tindakan dugaan malapraktik yang dilakukan seorang dokter di RS Gatoel Kota Mojokerto terhadap istrinya, Nur Heni Solekah (35) ke Polres Mojokerto Kota.

Hal ini lantaran istrinya mengalami alergi gatal-gatal di sekujur tubuhnya diduga setelah dilakukan infus pereda nyeri jenis santagesik. Berikut ini kronologi selengkapnya.

Responsive Images

Pada mulanya, Heni didampingi sang suami mendatangi Rumah Sakit Gatoel sekira pukul 08.30 WIB, Minggu (24/9/2023).

Saat itu, dokter yang menangani dikatakan oleh Heni bernama dr. Unika menanyakan keluhan yang dialaminya.

“Saya biasanya kalau mual dikasih obat mual, lambung, dan vitamin. Sudah, tiga obat itu saja,” jelas Heni kepada Kabarterdepan.com, Selasa (26/9/2023).

Heni melanjutkan, dr Unika langsung melakukan tindakan sebelum ada konfirmasi dari pasien terkait obat yang akan diberikannya. Diketahui, Heni menderita alergi pereda nyeri jenis santagesik.

Usai diinfus pereda nyeri tersebut, selang 30 menit kemudian muncul ruam-ruam di sekujur tubuh Heni hingga ia merasakan sesak nafas.

“Dokternya bingung lalu saya tanya ke dokter dikasih obat apa. Dokternya jawab dikasih santagesik, saya bilang kalau saya alergi santagesik. Setelah itu dikasih injeksi anti alergi,” papar Heni.

Lebih lanjut, Heni bersama suaminya dalam keadaan terburu-buru hendak pergi ke Lawang, Malang. Akhirnya mereka meninggalkan Asisten Rumah Tangganya (ART) untuk mengurus administrasi.

Selama perjalanan di jalan tol menuju Lawang, Heni merasakan gatal ruam-ruam, sesak nafas, hingga jantung yang berdebar kencang.

“Saya sempat berhenti di rest area tapi badan saya makin bergetar,” ungkap Heni.

Oleh sang suami, Heni lantas dilarikan ke Rumah Sakit Lawang. Berdasarkan hasil rekam jantung, dokter di RS Lawang menduga bahwa kondisi yang dialami Heni ini akibat dari kesalahan praktik dokter sebelumnya.

Setelah merasa membaik, Hery bersama sang istri kembali pulang ke Mojokerto. Namun, sesak nafas Heni kembali kambuh. Ia pun kembali dilarikan ke RS Gatoel untuk dilakukan rawat inap.

Sayangnya, semalaman opname sejak Minggu sore hingga Senin sore kemarin tidak kunjung membuat Heni membaik.

“Akhirnya saya pulang paksa, pindah ke RS Rekso Waluyo dikasih anti alergi. Sekarang saya rawat jalan,” pungkas Heni. (*)


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Tinggalkan komentar