
Semarang, Kabarterdepan.com – Bea Cukai (BC) Semarang telah resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus peredaran rokok ilegal. Penetapan ini mengikuti penangkapan yang dilakukan dalam Operasi Gempur Barang Kena Cukai Ilegal (GBKCI) Tahun 2024.
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang, Bier Budy Kismulyan mengatakan, kasus ini melibatkan pengiriman 5,8 juta batang rokok ilegal yang berhasil digagalkan di Gerbang Tol Banyumanik, Kota Semarang, pekan lalu.
”Operasi ini bermula dari informasi intelijen mengenai adanya pengiriman rokok ilegal yang akan melewati wilayah kerja BC Semarang,” ujarnya, Jumat (13/9/2024) pagi.
Menindaklanjuti informasi tersebut, lanjutnya, tim Operasi GBKCI Semarang yang tengah melakukan patroli di sepanjang jalan tol Semarang-Solo, khususnya di ruas Salatiga hingga Gerbang Tol Banyumanik, berhasil menghentikan dua unit truk yang dicurigai.
Budy menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bahwa kedua truk tersebut memuat rokok tanpa pita cukai.
Rokok yang ditemukan terdiri dari 974 ball dan 151 karton, yang diperkirakan bernilai sekitar Rp 8 miliar.
”Pengungkapan ini mencegah potensi kerugian negara sebesar Rp 5,5 miliar. Barang bukti dan kedua tersangka kemudian dibawa ke Kantor BC Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” imbuh Budy.
Dalam proses penyidikan, ujar Budy, BC Semarang mengumpulkan berbagai alat bukti yang menguatkan dugaan pelanggaran.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pelaku resmi ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan untuk proses hukum selanjutnya,” tegasnya.
Penetapan ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang berniat melakukan perdagangan rokok ilegal.
BC Semarang, lanjut Budy, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan sistem pengawasan dan penindakan guna menciptakan iklim industri yang adil dan mematuhi ketentuan cukai.
“Langkah ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif konsumsi barang-barang ilegal dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi cukai yang berlaku,” tandasnya.
Budy menambahkan, keberhasilan operasi ini adalah contoh nyata dari upaya BC dalam menjaga integritas sistem perpajakan dan perlindungan ekonomi negara. (Ahmad)
