
Mojokerto, Kabarterdepan.com – UPTD Puskesmas Sooko Kabupaten Mojokerto, Jalan Bhayangkara sudah memulai pelaksanaan vaksinasi imunisasi HPV di sekolah-sekolah sejak Senin (20/1/2025).
Program vaksinasi imunisasi HPV ini guna mengurangi risiko kanker leher rahim (serviks) yang pelaksanaannya dimulai pada tahun ini.
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Diana menyampaikan bahwa ada dua pelaksanaan dalam vaksinasi HPV, sudah ada sejak tahun sebelumnya untuk vaksinasi Sekolah Dasar, namun karena ada yang menjadi sasaran siswa perempuan belum ikut vaksinasi maka mengikuti Program Imunisasi Kerja HPV.
“Kebijakan Imunisasi Kejar HPV diperuntukkan untuk sasaran berusia 15 tahun yang tidak mendapatkan kesempatan mendapat imunisasi HPV pada periode 2019-2021 salah satunya akibat adanya pandemi COVID-19. Kalau yang Sekolah Dasar itu sudah mulai sejak bulan Agustus-Desember kemarin,” tambah Diana.

Lokasi pelaksanaan imunisasi dilakukan di satuan pendidikan (sekolah), untuk menjaring anak-anak yang bersekolah formal.
Kemudian di puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan bagi anak yang tidak berada di bawah lembaga pemerintahan, dan menjaring anak sekolah non-formal non-lembaga pemerintah, serta anak yang terlewat dari jadwal.
Terdapat tiga jenis vaksin HPV yang telah mendapat izin dari U.S. Food and Drug Administration (FDA), yaitu vaksin HPV 9-valent (Gardasil 9), vaksin HPV quadrivalent (Gardasil), dan vaksin HPV bivalent (Cervarix).
Pemberian vaksinasi HPV juga masih teruntuk siswa perempuan, masih belum ada jika bagi siswa laki-laki.
Bidang Imunisasi Puskesmas Sooko, Binti memaparkan jadwal pelaksanaan imunisasi HPV yang akan dilaksanakan untuk SMP dan MTS total terdapat 14 sekolah, diantara :
1. MTS AL IKHLAS
2. SMPN 1 SOOKO
3. MTS SALAFIYAH SAFIIYAH
4. SMPN II SOOKO
5. MTSN II MOJOKERTO
6. MTS DARULHIKMAH
7. MTS SEMESTA
8. MTS AL ICHSAN
9. SMP ROUDHOTUL HUDA
10. MTS MUJAHIDIN
11. MTS AN NADHLIYAH
12. SMP WALISONGO
13. SMP DARUL DAKWAH
14. SMP AL QU’RAN ANNAWAWY
Human Papillomavirus adalah suatu virus yang dapat mengakibatkan kelamin memiliki kutil serta kanker serviks karena menginfeksi seseorang.
Bagian yang terinfeksi adalah pada kulit maupun selaput lendir yang umumnya pada bagian tenggorokan, alat kelamin, serta mulut.
Penyebab dan Faktor Risiko Infeksi HPV
Seseorang yang terkena HPV umumnya telah memenuhi beberapa aspek dari penyebab dan risiko atas infeksi tersebut.
Penyebab papilloma atau infeksi ini adalah karena HPV dengan tipe virus 6, 11, 16, serta 18.
Keempat tipe virus ini dapat membuat seseorang mendapatkan kutil kelamin, dan untuk infeksi virus tipe 16 dan 18 ini, 70% dapat menimbulkan kanker serviks.
Terbentuknya kedua penyakit tersebut adalah beberapa tahun setelah seseorang terkena infeksi. Jadi, jangka waktunya cukup lama.
Faktor Risiko
Beberapa faktor risiko dapat meningkatkan potensi seseorang menderita infeksi ini adalah :
a. Daya tahan atau imun tubuh yang lemah.
b. Mempunyai luka terbuka pada kulit.
c. Tidak menjaga kebersihan diri dengan baik.
d. Mempunyai penyakit menular seksual, misalnya chlamydia atau gonore.
e. Menggunakan barang pribadi (kaus kaki, handuk, sapu tangan) secara bersama-sama.
Gejala Terkena Infeksi HPV
1. Kutil Kulit
Bentuk dari kutil kulit adalah seperti benjolan-benjolan kecil yang berkelompok atau berdiri sendiri.
Apabila menyentuhnya, akan terasa tekstur yang kasar dan sakit karena mengalami tekanan.
Selain itu kutil kulit ini juga sangat mudah mengalami pendarahan.
Kutil kulit biasanya muncul pada bagian tangan, siku, serta jari tangan.
2. Kutil Kelamin
Bentuk kutil kelamin menyerupai kembang kol atau jengger ayam.
Di mana area kulit kelamin yang terinfeksi akan memiliki benjolan-benjolan kecil yang yang banyak dan berkumpul satu sama lain.
3. Kutil Datar
Letak kutil datar biasanya adalah pada bagian telapak kaki.
Seperti namanya, bentuk kutil ini lebih datar dan keras, berbeda dengan kutil kelamin dan kutil kulit.
Penderita akan merasa tidak nyaman atau bahkan nyeri berlebihan ketika menapak akibat kutil yang menerima tekanan.
4. Kanker Rongga Mulut
Infeksinya adalah karena tipe HPV 16 dan 18 yang terjadi karena melakukan seks oral atau melalui mulut.
Beberapa gejalanya adalah bercak merah atau putih pada bagian dalam mulut, sakit tenggorokan, kebas pada mulut, wajah, serta leher, atau sulit mengunyah dan menelan.
5. Kanker Serviks
Jika menderita kanker serviks, pada banyak kasus seseorang juga mengalami infeksi HPV.
Tahapan infeksi virus agar menjadi kanker serviks tidak sebentar, karena membutuhkan waktu hingga belasan tahun. (Tantri*)
