IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Kritik dan Ucapan Terima Kasih Mahfud Md untuk Jokowi di Momen Debat Cawapres

Avatar of Jurnalis : Muzakki - Editor : Ano
Mahfud Md, Cawapres nomor urut 3 dalam debat Cawapres, Minggu (21/1/2024). (Redaksi kabarterdepan.com)
Mahfud Md, Cawapres nomor urut 3 dalam debat Cawapres, Minggu (21/1/2024). (Redaksi kabarterdepan.com)

Jakarta, Kabarterdepan.com – Cawapres nomor urut 3 Mahfud Md secara terbuka mengkritik kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berlangsung debat Cawapres di JCC, Jakarta, Minggu (21/1/2024).

Tema debat pada malam itu adalah seputar pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa.

Responsive Images

Mahfud kerap kali melihat persoalan dari perspektif hukum. Misalnya ketika dia menyebutkan ada mafia tambang. Mahfud juga mengatakan ada aparat dan pejabat yang berada di balik tambang.

Mahfud juga lantang bicara kejanggalan subsidi pupuk, food estate, petani dan peternak yang tidak berdaulat hingga impor pangan.

“Dulu Pak Prabowo bertanya katanya Pak Jokowi enggak mau impor beras. Namun sekarang faktanya per hari ini ini, catatan data harus dibaca ini impor kedelai 2 juta ton, susu 280 juta ton, gula pasir 4,7 juta ton, beras 2,8 ton, daging sapi 160 juta ton,” kata Mahfud Md kepada Gibran.

Gibran kemudian menjawabnya dengan meminta Mahfud Md tidak menggunakan narasi yang menakutkan kepada warga.

“Terima kasih Prof Mahfud untuk evaluasinya, sekali lagi saya mohon maaf jika ada kata-kata yang salah. Tapi sekali lagi ini kita harus evaluasi, dan kita jangan memberikan narasi-narasi yang menakutkan kepada warga,” respons Gibran

Namun seusai debat Cawapres, Mahfud Md justru mengucapkan terima kasih kepada Jokowi yang telah mempercayainya sabagai Menko Polhukam RI di kabinet Indonesia Maju.

“Saya ingin sampaikan terima kasih kepada Pak Jokowi Karena lima tahun yang lalu, beliau meminta saya menjadi Menko Polhukam. Saya semakin banyak belajar dan ingin tahu bahwa beliau itu sangat peduli terhadap kesejahteraan rakyat dan kebaikan rakyat,” tuturnya saat konferensi pers seusia debat.

Atas dasar itu pula, imbuh Mahfud, saat dirinya diminta untuk menjadi cawapres dari Ganjar Pranowo langsung menyatakan bersedia.

“Karena apa yang saya peroleh selama menterinya Pak Jokowi itu bisa saya lanjutkan di zaman atau di dalam tugas-tugas Pak Ganjar pranowo kalau sudah menjadi presiden nanti. Karena Pak Ganjar dan Pak Jokowi itu sama-sama merupakan presiden rakyat. Itu aja,” tutup Mahfud. (*)

Tinggalkan komentar