Kota Mojokerto Menjadi Contoh Inovasi Ekonomi Kreatif di Indonesia

Avatar of Redaksi
IMG 20241018 WA0028
Kota Mojokerto Menjadi Contoh Inovasi Ekonomi Kreatif di Indonesia. (Kominfo Kota Mojokerto) (Firda – Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto semakin dikenal sebagai pusat inovasi ekonomi kreatif setelah sukses mengadakan Showcase Inkubasi 5 Subsektor Ekonomi Kreatif yang melibatkan banyak pelaku kreatif lokal rumah rakyat Kota Mojokerto, Selasa (15/10/2024).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, menekankan bahwa Mojokerto telah menjadi teladan bagi kota-kota lain di Indonesia dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Program inkubasi yang berlangsung di kota ini dianggap menyeluruh dan memberikan dampak positif bagi pemberdayaan UMKM lokal melalui inovasi dan kolaborasi antar sektor.

Sandiaga mengapresiasi keberhasilan Mojokerto dalam mendorong lima subsektor ekonomi kreatif, desain arsitektur dan interior, desain komunikasi visual, fesyen, kriya, dan desain produk. Berkat kerjasama yang erat antara Pemerintah Kota Mojokerto, Kemenparekraf, dan pelaku usaha kreatif setempat.

“Program inkubasi di Mojokerto ini bisa menjadi acuan bagi kota-kota lain di Indonesia. Dengan memanfaatkan potensi lokal, inovasi yang dihasilkan mampu memenuhi kebutuhan pasar saat ini dan membuka peluang lebih besar di tingkat nasional dan internasional,” ungkap Sandiaga Uno.

Salah satu contoh nyata dari inovasi ini adalah produk alas kaki merek lokal “Giardo,” yang dipakai langsung oleh Sandiaga Uno dalam acara tersebut. Sepatu lokal ini telah ditingkatkan dari segi desain dan kenyamanan, sehingga sesuai dengan tren pasar modern dan siap bersaing di pasar nasional.

Inspirasi bagi Seluruh Negeri
Keberhasilan Kota Mojokerto dalam mengelola ekonomi kreatif melalui program inkubasi ini telah menginspirasi banyak pelaku UMKM di berbagai daerah di Indonesia. Banyak yang mulai menganggap Mojokerto sebagai model yang bisa diterapkan di kota lain untuk mengembangkan produk lokal yang kompetitif.

Sandiaga Uno juga menekankan pentingnya meningkatkan inovasi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan akses pasar untuk memperkuat posisi ekonomi kreatif Mojokerto baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Mojokerto telah membuktikan bahwa dengan inovasi, kreativitas, dan kerjasama yang baik antara pemerintah dan pelaku usaha, produk lokal bisa maju pesat,” tutup Sandiaga Uno.

Kolaborasi Sebagai Kunci Kesuksesan

Keberhasilan program inkubasi ini tidak terlepas dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Kemenparekraf. Program ini memberikan pendampingan intensif kepada pelaku UMKM lokal dalam aspek desain, produksi, hingga pemasaran, sehingga mereka bisa menciptakan produk inovatif yang sesuai dengan tren pasar. Kerjasama ini juga memberikan akses kepada berbagai sumber daya dan pelatihan yang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Mojokerto.

Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaku ekonomi kreatif lokal agar dapat berkembang dan bersaing lebih luas.

“Kolaborasi antara Pemkot dan Kemenparekraf adalah langkah strategis dalam menciptakan ekosistem kreatif yang berkelanjutan. Kami ingin Mojokerto menjadi pusat kreativitas yang menggabungkan inovasi modern dengan kearifan lokal,” ujarnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page