Kominfo Jateng Ajak Wapadai Berita Bohong di Pilkada 2024

Avatar of Redaksi
IMG 20240905 WA0071
Riena Retnaningrum, Kepala Diskominfo Jateng. (Ahmad ali/kabarterdepan.com)

Semarang, Kabarterdepan.com – Kaum muda sebagai pemilih pemula, didorong dapat menggunakan hak pilihnya serta mewaspadai beeita bohong pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, yang berlangsung 27 November mendatang.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Riena Retnaningrum, Kamis (5/9/2024)

Menurutnya terdapat 35 kabupaten/kota, ditambah provinsi yang akan melangsungkan pemilihan.

Pemerintah Provinsi Jateng pun, lanjutnya, telah melakukan sejumlah langkah strategis, antara lain membentuk Desk Pemilu beranggotakan lembaga/instansi/dinas vertikal, yang bertugas memastikan gelaran pesta demokrasi berjalan aman.

“Diskominfo telah bekerja sama dengan KPU Jateng, Bawaslu Jateng, dan semua stakeholder, untuk memastikan Pilkada Serentak 2024 berjalan dengan lancar, sekaligus menyosialisasikan kepada masyarakat untuk mewaspadai berita bohong,” tutur Riena di kantornya, kawasan Jl Menteri Supeno, Mugassari Semarang.

Sebenarnya, lanjutnya, mudah membedakan suatu berita bohong atau tidak, kalau redaksinya berlebihan patut untuk berhati-hati.

Meski begitu, menurutnya, gelaran pesta demokrasi tidak akan sukses tanpa dukungan masyarakat.

Untuk itu, Riena mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif, menggunakan hak pilihnya dengan baik, saat pemungutan suara. Media massa pun diminta ikut berpartisipasi dengan menyampaikan berita benar, tidak hoaks, dan tidak provokatif.

“Pilkada 2024 ini juga banyak melibatkan pemilih pemula ya atau Gen Z. Saya melihat Gen Z ini sebagai hal yang optimis, mereka ini pintar dan cerdas. Oleh karena itu, mari kita sama-sama memahamkan untuk menggunakan hak pilih dengan benar, sehingga melahirkan pimpinan yang hebat di masa depan,” pungkasnya. (Ahmad)

Responsive Images

You cannot copy content of this page