
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, Pemerintah Kota Mojokerto bersama warga setempat menggelar kerja bakti massal pada Jumat, (21/2) 2025. Selain membersihkan kawasan sungai Brantas, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto juga mengadakan kegiatan pemilahan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Randegan.
Kepala DLH Kota Mojokerto, Amin Wachid, menyampaikan bahwa tema HPSN kali ini adalah Kolaborasi Untuk Indonesia Bersih. Peringatan ini menjadi fokus perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“Bahwa rangkaian kegiatan HPSN dilaksanakan di beberapa titik, termasuk di TPA Randegan dengan melakukan kerja bakti massal dan perbaikan sistem pengelolaan sampah. Kegiatan ini sudah dimulai pada Kamis pagi, dan dilanjutkan pada hari Jumat di TPA,” jelas Amin.
Selain itu, Pemkot Mojokerto juga menggandeng semua Bank Sampah yang ada di setiap RW untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemilahan sampah rumah tangga. Pada hari Jumat, kegiatan kerja bakti massal dan pemilahan sampah juga dilakukan di lingkungan kantor-kantor OPD, dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh masing-masing OPD.
Dengan peringatan HPSN tahun ini, diharapkan masyarakat Kota Mojokerto semakin sadar akan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya, yaitu rumah tangga.
“Melalui edukasi yang diberikan, diharapkan masyarakat bisa lebih peduli dan terbiasa memilah sampah,” ujarnya. (Tantri*)
