Kisah Penjual Sate Asal Madina Berangkat ke Tanah Suci

Avatar of Redaksi
IMG 20250502 WA0025 1
Asma Tanjung, penjual sate yang akan naik haji berkat menabung selama 32 tahun. (Suhartono / Kabarterdepan.com)

Mandailing Natal, Kabarterdepan.com – Asma Tanjung, seorang penjual sate yang biasa mangkal di Pasar Baru, merupakan salah satu jamaah haji di tahun ini dari Mandailing Natal (Madina).

Keinginan Asma untuk menunaikan ibadah haji telah diniatkan bersama sang suami sejak tahun 1980.

Namun, untuk sorang penjual sate, keinginan naik haji masa itu nyaris satu hal yang tidak mungkin, apalagi kebutuhan keluarga semangkin hari semangkin meningkat.

“Putra dan putri harus sekolah lagi harus berhasil juga, jadi rasanya gak mungkin bisa,” ungkapnya, Jumat (02/04/2025).

Meski begitu,tekad untuk menunaikan ibadah haji sangat kuat, membuat Asma tidak menyerah. Ia terus menabung dan mengumpulkan receh demi receh untuk bisa pergi ke Baitullah.

“Butuh 32 tahun untuk bisa terwujud. Tahun 2012 mulai mendaftarkan tabungan haji pertama,” ujarnya berkisah.

Kini di usia 78 tahun atau 55 tahun sejak adanya keinginan Asma bisa berhaji akhirnya terwujud.

Buah dari ketekunannya berjualan sate dan keteguhannya dalam mewujudkan cita-cita ke tanah suci, pada 5 Mei 2025 mendatang, Asma dan suaminya akan berangkat bersama ratusan jamaah haji lainnya dari Masjid Agung Nur Ala Nur, Aek Godang, Panyabungan. (Suhartono*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page