Kesbangpol Jateng Bentuk P4GN di Sejumlah PT Guna Menekan Penyalahgunaan Narkoba

Avatar of Redaksi

 

Haerudin, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jateng. (Ahmad/kabarterdepan.com)
Haerudin, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jateng. (Ahmad/kabarterdepan.com)

Semarang, Kabarterdepan.com – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Haerudin menegaskan, pihaknya akan menggandeng sejumlah perguruan tinggi (PT) untuk membentuk Satgas Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Haerudin berharap pembentukan Satgas P4GN ini bisa menekan dan membentengi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba.

Satgas P4GN ini, lanjutnya, memiliki peran strategis untuk mengamankan lingkungan kampus dari narkoba yang bisa merusak mental para mahasiswa.

“Narkoba dapat merusak mental dan kesehatan fisik para penggunanya. Orang yang kecanduan narkoba akan sulit melepaskan diri dari ketergantungan obat terlarang tersebut,” ucap Haerudin di kantornya, Rabu (15/5/2024).

Segi negatif lain, katanya, pengguna narkoba akan mengalami gangguan mental, anti-sosial dan asusila, sehingga mereka akan dikucilkan lingkungannya.

“Para pencandu narkoba, akan merepotkan dan menjadi beban keluarga,” ungkapnya.

Haerudin mengusulkan, untuk mendeteksi lebih detail terhadap narkoba di lingkungan kampus, selayaknya kampus membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Antinarkotika.

Ia menjelaskan, Kesbangpol Jateng telah membentuk Satgas P4GN di tiga PT di Jateng, yakni salah satu PT di Solo, Salatiga, dan Semarang.

Pemerintah Provinsi Jateng, telah menerbitkan Perda Nomor 1 tahun 2021 sebagai salah satu upaya pencegahan peredaran narkoba.

“Jadi pendidikan seperti SMA/SMK di bawah Pemprov Jateng, yakni ada tahapan tes urine sebagai skrining awal. Selanjutnya ke PT di Jateng secara bertahap,” ujarnya.

Haerudin menegaskan narkoba bukan masalah pemerintah saja, melainkan masalah seluruh bangsa.

“Terkait pencegahannya pemerintah tidak bisa berdiri sendiri, melainkan peran serta banyak pihak sangat signifikan,” pungkasnya. (Ahmad)

Responsive Images

You cannot copy content of this page