Kepala Disdikbud Jombang Polisikan Akun Pengunggah Video atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2024 08 23 at 9.16.04 AM
Kepala Disdikbud Jombang polisikan akun penyebar video (Rebeca/Kabarterdepan.com)

Jombang, Kabarterdepan.com – Buntut kasus viralnya video mesra yang tersebar di media sosial, Kepala Disdikbud Jombang Senen melalui kuasa hukumnya melaporkan akun pengunggah video tersebut ke Polda Jatim.

Kadisdikbud Jombang melaporkan akun Facebook atas nama Siska S ke Polda Jatim atas tindakan penyebaran video mesra yang menampilkan Kepala Disdikbud dan sekretarisnya yang diduga melakukan tindakan asusila.

Syarahuddin selaku penasihat hukum Kepala Disdikbud Jombang mengatakan, kliennya punya hak yang sama di mata hukum.

“Sebagai penasihat hukum, kami melaporkan akun Facebook Siska S ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim. Karena ia telah mengunggah video tersebut di media sosial Facebook,” ungkapnya saat konferensi pers di kantor hukum SSA-Al Wahid di Jalan Kapten Pierre Tendean, Kamis (22/8/2024).

Syarahuddin menuturkan, pelaporan terhadap akun media sosial tersebut dilakukan untuk meluruskan video yang sudah tersebar. Dengan dinarasikan sebagai kliennya.

“Kami ingin meluruskan video yang sudah menyebar, oleh karena itu kami laporkan ke Polda. Insya Allah dalam waktu dekat petugas akan hadir ke Jombang untuk mengumpulkan bukti,” jelasnya.

Kuasa hukum pelapor menyertakan bukti tangkapan layar serta salinan dalam laporan perkara dugaan peristiwa tindak pidana informasi dan transaksi elektronik pencemaran nama baik.

“Bukti berupa tangkapan layar dan video yang kami salin dari Facebook pemilik akun Siska S. Hanya satu yang dilaporkan, tapi tidak menutup kemungkinan nantinya mengembang,” pungkas Syarahuddin.

Saat konferensi pers di kantor hukum SSA-Al Wahid di Jalan Kapten Pierre Tendean, Senen, Kepala Disdikbud Jombang tidak menghadiri konferensi pers tersebut.

“Untuk saat ini kami belum bisa menghadirkan SN dalam konferensi pers, karena beliau masih syok dengan adanya berita-berita yang tersebar di media,” ungkap Syarahuddin. (Rebeca)

Responsive Images

You cannot copy content of this page