IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Kepala BPBD Sidoarjo: Banjir di Tiga Kecamatan Sudah Mulai Surut

Avatar of Jurnalis : Setyawan - Editor : Yunan
IMG 20240209 WA0028 1
Hujan di wilayah Sidoarjo sudah surut (Kominfo Kab Sidoarjo)

Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo Dwijo Prawito, mengatakan bahwa genangan air di beberapa Desa Kecamatan Waru sudah mulai surut.

“Alhamdulillah hingga hari ini Jumat (9/2/2024) genangan air di Desa Pepelegi, Desa Kedungrejo, Desa Medaeng, Desa Waru, Desa Kepuhkiriman sudah surut semua,” kata Dwijo.

Responsive Images

Sebelumnya, tiga wilayah di Kabupaten Sidoarjo mengalami banjir karena hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Senin, (5/2/2024). Tiga wilayah tersebut diantaranya, Kecamatan Waru, Kecamatan Tanggulangin, dan Kecamatan Jabon.

Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo menambahkan, upaya pemompaan air dan koordinasi intensif antar instansi terbukti berhasil mengurangi tingkat genangan di beberapa lokasi.

Sementara untuk Kecamatan Tanggulangin, Dwijo juga merinci beberapa Desa sudah mulai surut dan sebagian lagi masih terdapat genangan.

“Kalau di Tanggulangin ini yang sudah surut hanya di SMPN 2 Tanggulangin yang berada di Desa Kedung Banteng, sedangkan dua Desa lainnya yaitu Desa Banjarasri dan Desa Kalidawir masih terdapat genangan mencapai kurang lebih 5 cm hingga 12cm,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, sedangkan untuk di Kecamatan Jabon ada tiga Desa yang mengalami genangan air paling tinggi ada pada Desa Semambung RT 01 RW 05 dengan ketinggian air mencapai kurang lebih 30 cm.

“Di Kecamatan Jabon ini ada tiga Desa yaitu Desa Semambung, Kedungpandan, dan Kupang. Dari ketiga Desa tersebut masih sebagian saja yang surut yaitu di Desa Semambung ada 6 RT yang sudah surut, 4 RT sisanya masih belum,”

Ditambahkannya, untuk Desa Kedungpandan satu RT sudah surut dari dua RT yang mengalami genangan air.

“Satu RT yang belum surut ini mencapai ketinggian kurang lebih 15 cm,” ujarnya.

Ia pun juga mengatakan untuk Desa Kupang dari dua RT yang terdapat genangan belum surut keduanya yaitu dengan ketinggian mencapai kurang lebih 15 cm,” pungkasnya.

Meskipun demikian, Dwijo juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, mengingat cuaca yang dapat berubah secara tiba-tiba. Tim pemantauan terus melakukan evaluasi di lapangan guna memastikan keselamatan dan kenyamanan warga.

Selain itu, bantuan dan upaya pemulihan akan terus dilakukan untuk membantu warga yang terdampak banjir. (*)

Tinggalkan komentar