Kenaikan Harga Emas Menjelang Ramadan di Jombang, Penjualan Masih Landai

Avatar of Redaksi
Harga Emas
Potret salah satu toko emas di Pasar Keboan, Ngusikan, Jombang (Inggrid/Kabarterdepan.com)

Jombang, Kabarterdepan.com – Kenaikan harga emas menjelang bulan Ramadan 2025 diakui benar adanya oleh Fahmi, pemilik toko emas di Pasar Keboan, Ngusikan, Jombang, dalam wawancara pada Senin (15/2/2025).

Fenomena kenaikan harga emas ini menjadi perhatian banyak pihak, mengingat emas merupakan salah satu investasi yang paling diminati masyarakat, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan. Kenaikan harga yang cukup signifikan membuat beberapa masyarakat lebih memilih menjual emas mereka dibandingkan membeli.

“Benar adanya kenaikan harga emas menjelang Ramadhan memang betul, tetapi untuk pembelian belum signifikan karena masih banyak orang yang menjual daripada membeli,” ujar Fahmi.

Ia menyebutkan bahwa toko emasnya yang khusus menjual emas muda mengalami kenaikan harga sebesar Rp20.000 per gram.

“Adanya kenaikan kemarin itu harga Rp640 ribu, sekarang menjadi Rp660 ribu,” tambahnya.

DF856C58 7859 4497 A300 876A664779A7 scaled
Potret pemilik toko emas (Inggrid/Kabarterdepan.com)

Fahmi menjelaskan bahwa kenaikan harga emas tidak selalu terjadi menjelang Ramadhan, melainkan fluktuasi pasar yang kebetulan tahun ini bertepatan dengan momen tersebut.

“Untuk kenaikan harga emas ini tidak selalu menjelang bulan Ramadhan, kalau sekarang lebih tepatnya meskipun tidak Ramadhan harga tetap naik, kebetulan di tahun ini menjelang Ramadhan,” jelasnya.

Terkait tren jual-beli emas, Fahmi mengaku belum dapat memastikan presentasenya karena dipengaruhi oleh musim. Aktivitas jual-beli emas memang sering mengalami pasang surut, bergantung pada kondisi ekonomi masyarakat, termasuk musim pertanian.

“Jika musim tanam padi, cenderung banyak yang jual, kalau misalkan tidak musim tanam padi biasanya pembelian lebih banyak,” ungkapnya.

Kondisi pasar emas yang fluktuatif ini diharapkan tidak menghambat minat masyarakat untuk berinvestasi, terutama di sektor emas. Fahmi berharap ke depan, meskipun harga emas naik, pemerintah tetap menjaga efisiensi anggaran agar tidak menghambat perekonomian.

“Harapannya, meskipun harga emas naik, yang penting pemerintah tidak menghambat efisiensi anggaran,” pungkas Fahmi. (Inggrid*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page