Kemeriahan HUT PGRI di Madina, Siswa SD Ikuti Lomba Tradisional

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241126 124310
Lomba tradisional di SDN 030 Desa Lumban Dolok, Siabu, Madina. (Suhartono/kabarterdepan.com)

Mandailing Natal, kabarterdepan.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Perayaan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih terasa.

Salah satunya di SDN 030 Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu Kabupaten Madina. Di sekolah Ini kegiatan dalam merayakan hari guru para siswa mengadakan Perlombaan Tradisional mengenang tradisi di Madina, yakni lomba mengupas kelapa dan lomba mengkukur kelapa manual, serta menduda Bulung Gadung (menumbuk daun singkong).

Lomba tersebut dipilih agar para siswa mengingat tradisi yang dilakukan para orang tua terdahulu ketika akan memasak.

Kepala SDN 030 Anna Sari mengatakan, perlombaan ini dipilih agar tradisi yang dilakukan para orang tua terdahulu tidak punah.

“Di tengah kemajuan dan perkembangan teknologi sekarang ini, kita tidak ingin tradisi yang dulu pernah ada dan dilakukan para orang terdahulu tidak punah dikikis oleh kemajuan zaman,” ucapnya, Selasa (26/11/2024).

Masih kata Anna, dahulu ketika orang tua akan menyiapkan hidangan untuk keluarga, saat akan memasak orang tua harus mengupas kelapa, kemudian memarut secara manual baru diperas untuk dijadikan santan, selanjutnya dimasak.

“Mandailing Ini kan daerahnya banyak tumbuh pohon kelapa, jadi hampir setiap hari kegiatan mengupas kelapa dan memeras santan dilakukan secara manual,” ungkapnya.

“Sementara untuk lomba menduda bulung gadung itu juga sama, agar tradisi ini terus ada,” sambungnya.

Kepala SDN 030 ini juga berharap agar tradisi-tradisi yang ada di kabupaten Mandailing Natal bisa terus dilestarikan.

“Semoga anak-anak kita ini bisa terus melestarikan adat, budaya dan tradisi yang ada di kabupaten Mandailing Natal,” tutupnya. (Suhartono)

Responsive Images

You cannot copy content of this page