Keluhan Bertahun-Tahun Tak Direspons, Warga Sawahan Nekat Perbaiki Sendiri Jalan Pasar Pon Mojosari

Avatar of Redaksi
20250113 093654 11zon scaled
Kondisi terkini jalan di Pasar Pon Mojosari setelah diperbaiki oleh warga Desa Sawahan RT 9 (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Viral di media sosial aksi warga Desa Sawahan, RT 9, Kecamatan Mojosari, yang secara swadaya memperbaiki jalan Pasar Sawahan. Langkah ini terpaksa dilakukan karena mereka sudah tidak tahan menunggu kepastian dari pemerintah desa mengenai perbaikan jalan yang rusak parah.

Salah satu warga, Eni, yang sehari-hari berjualan di pasar, mengungkapkan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan. Menurutnya, jalan berlubang sedalam 10 cm di depan tokonya telah menyebabkan banyak orang terjatuh, termasuk dirinya sendiri.

“Ini jalannya berlubang, 9-10 cm, banyak yang sering jatuh di depan sini. Saya juga sering jatuh,” ujar Eni saat ditemui, Senin (13/1/2025).

Eni mengaku telah melaporkan kondisi tersebut sejak lama, mulai dari karang taruna hingga kelurahan. Namun, tak ada tindakan konkret yang dilakukan selain alasan yang selalu sama, yakni masih diajukan dan menunggu dana turun.

“Terus saya kan laporan ke mantri pasar. Ini saya tidak tahu jalannya milik desa atau bagaimana, makanya kalau milik desa saya tanyakan masih diajukan-diajukan terus,” ungkapnya.

Sebagai bentuk keprihatinan, Eni dan beberapa pedagang lainnya berinisiatif menggalang dana untuk memperbaiki jalan. Meski demikian, dana yang terkumpul masih jauh dari cukup untuk menuntaskan perbaikan seluruh jalan.

“Habis satu juta tapi belum semua, sempat dibantu pedagang yang lain, kalau semua ya nggak mampu,” imbuhnya.

20250113 093556 11zon scaled
Potret sisi jalan yang lain di Pasar Pon Mojosari yang belum diperbaiki warga Desa Sawahan RT 9 karena keterbatasan biaya (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Eni juga menyoroti minimnya respons dari pemerintah desa, khususnya kepala desa yang baru.

“Pak Lurah pun ya sampai saat ini nggak ada klarifikasi apa-apa. Dulu kan sebelum Pak Lurah lama meninggal udah pernah ngajukan, terus ada lurah pengganti baru, sampai sekarang nggak ada apa-apa,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ia berharap agar pemerintah segera memberikan perhatian terhadap kondisi jalan Pasar Sawahan yang kian memburuk dan sering memakan korban, terutama saat hujan.

“Saya minta tolong untuk perbaikan jalan Pasar Pon Sawahan Mojosari karena saya sudah laporan berkali-kali. Saya mohon kebetulan jalan pasar ini, soalnya sudah sering ada korban yang jatuh karena hujan jalan berlubang,” katanya.

Eni menegaskan bahwa aspirasi ini bukan hanya untuk kepentingannya sendiri, tetapi juga untuk seluruh warga yang bergantung pada pasar tersebut.

“Kami hanya menyampaikan aspirasi rakyat kecil, bukan buat saya pribadi, tapi buat semua orang, buat warga pasar juga,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa belum memberikan tanggapan resmi terkait aksi swadaya warga Desa Sawahan. (Redaksi/Tim*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page