
Jombang, kabarterdepan.com – Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda angin dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Dusun Iber-iber, Desa Sukoiber, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Akibat insiden ini, seorang lansia harus dievakuasi ke rumah sakit.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB tersebut melibatkan Munari (62), warga setempat yang mengendarai sepeda angin, dan Hasna (19), pengendara sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi S-3513-QL.
Zainal (32), salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, menuturkan bahwa benturan terjadi cukup tiba-tiba saat kondisi jalan mulai gelap. Ia menyebut posisi kedua kendaraan memang sangat dekat saat memasuki persimpangan.
Baca juga: Pemkab Cianjur Upayakan Pulihkan 120 Ribu Peserta BPJS
“Tadi kejadiannya cepat sekali, pas di simpangan itu. Sepedanya (Munari) dari selatan mau menyeberang, terus ada motor dari arah barat. Sepertinya memang jaraknya sudah terlalu dekat, jadi tidak sempat ngerem,” ujar Zainal, Kamis (19/2/2026).
Zainal menambahkan, warga sekitar langsung berhamburan menolong korban yang terjatuh. “Pak Munari langsung kami tolong, kondisinya luka-luka jadi tadi langsung dibawa ke RSUD,” imbuhnya.
Satlantas Polres Jombang Olah TKP
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP, kecelakaan bermula saat kedua kendaraan melaju dari arah yang berbeda dan bertemu di titik persimpangan.
“Sepeda angin berjalan dari arah selatan menuju utara. Sementara itu, sepeda motor melaju dari arah barat ke timur. Kecelakaan tidak terhindarkan saat keduanya bertemu di persimpangan jalan,” ujar Ipda Siswanto.
Akibat benturan tersebut, Munari mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan medis di RSUD Kabupaten Jombang. Sementara itu, Hasna yang merupakan warga Kecamatan Perak dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Polisi menduga kecelakaan dipicu oleh kelalaian dalam menjaga jarak aman antar kendaraan di area persimpangan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama di titik-titik persimpangan yang rawan. Pastikan selalu menjaga jarak aman dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tegas Ipda Siswanto.
Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti di kantor Satlantas untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Editor berita: Ririn W.
