
Jombang, kabarterdepan.com – Kecelakaan maut kembali mewarnai jalur arteri nasional di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Sebuah insiden beruntun yang melibatkan dua unit mobil dan satu sepeda motor terjadi di Desa Perak, Kecamatan Perak, dan mengakibatkan satu orang tutup usia di lokasi kejadian.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Rudy (42), warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda BeAT bernopol S 6638 OAU.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Bagus (35), kecelakaan bermula saat Rudy melaju dari arah barat menuju timur. Setibanya di lokasi kejadian, motor korban berserempetan dengan mobil Daihatsu pikap bernopol S 851x JM yang dikemudikan oleh Endrik (35) dari arah berlawanan.
Baca Juga : Bisnis Oplos LPG Terungkap, Pelaku di Waru Kantongi Rp30 Juta
“Kejadiannya habis Magrib, jalan masih ramai. Motor sempat serempetan dengan mobil dari arah berlawanan,” ujar Bagus di lokasi kejadian, Sabtu (14/2/2026).
Akibat benturan tersebut, sepeda motor korban hilang kendali dan oleng ke jalur kanan. Secara tragis, dari belakang mobil pikap meluncur Isuzu Panther bernopol AG 1857 AY yang dikemudikan Fathur (44).
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan kedua tidak terhindarkan. Motor korban langsung dihantam keras oleh mobil Isuzu Panther tersebut.
Baca juga: Bisnis Oplos LPG Terungkap, Pelaku di Waru Kantongi Rp30 Juta
“Motornya oleng lalu tertabrak mobil yang di belakangnya. Pemotornya langsung tergeletak, tidak tertolong,” tambah Bagus.
Polres Jombang Olah TKP
Terpisah, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan terjadinya kecelakaan maut di jalur utama penghubung antarkabupaten tersebut. Pihaknya bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti tabrakan.
“Benar, terjadi laka lantas melibatkan tiga kendaraan dengan satu korban meninggal dunia,” jelas Ipda Siswanto.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami posisi kendaraan saat terjadi senggolan awal. Seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan ke kantor Satlantas Polres Jombang sebagai barang bukti.
“Penyebabnya masih kita dalami, sementara beberapa saksi kunci sudah dimintai keterangan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.
Editor berita: Ririn W.
