Kebakaran Hebohkan Pasar Dlanggu, Gudang Barang Bekas Ludes Terbakar

Avatar of Redaksi
IMG 20250629 WA0024
Petugas Damkar berusaha memadamkan api.Petugas Damkar berusaha memadamkan api. (Hasan / Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Suasana mendadak mencekam di Pasar Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, pasalnya, sebuah ruko milik warga bernama Sulton dilalap api, membuat kepanikan para pedagang dan pembeli yang tengah beraktivitas, Minggu (29/6/2025) sore.

Kobaran api pertama kali terlihat dari area belakang ruko. Dalam waktu singkat, si jago merah membesar dan melalap gudang yang berisi tumpukan barang bekas. Beruntung, api tidak sempat menjalar ke bangunan lain di sekitar pasar.

Komandan Regu Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto, mengungkapkan bahwa penyebab kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, api berasal dari pembakaran sampah yang merembet ke benda-benda yang mudah terbakar di sekitar lokasi,” ungkapnya.

Gudang yang terbakar memiliki luas sekitar 10 x 6 meter persegi. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan cukup besar. Namun demikian, perhitungan nominal kerugiannya masih dalam proses penyelidikan.

“Yang terbakar adalah gudang barang bekas, dan kerusakan terjadi di area kurang lebih 60 meter persegi. Untuk nilai kerugiannya masih dalam penghitungan,” tambahnya.

Dalam upaya pemadaman, dua unit mobil damkar dari BPBD Kabupaten Mojokerto serta satu unit dari PMK Gama dikerahkan ke lokasi. Jajaran Polsek dan Koramil setempat, relawan, dan warga sekitar juga ikut bahu membahu membantu proses penanganan.

“Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak cepat ke lokasi bersama tim. Proses pemadaman dan pembasahan berjalan lancar. Api berhasil kami kuasai sekitar pukul 18.30 WIB,” pungkas Sukamto.

Sebagai bentuk antisipasi, Sukamto juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran di sekitar pemukiman atau area padat.

“Terutama di kawasan pasar yang banyak menyimpan barang mudah terbakar, potensi kebakaran sangat tinggi bila tidak diawasi,” pungkasnya. (Hasan)

Responsive Images

You cannot copy content of this page