Kasus Penggelapan RSUD Moh. Zyn Sampang Menguak Dugaan Korupsi BLUD, Ormas Gaib Beri Ultimatum ke Kejari

Avatar of Redaksi
RSUD Moh
Habib Yusuf saat berorasi saat demo bersama ratusan massanya (fais/kabarterdepan.com)

Sampang, Kabarterdepan.com – Pengusutan kasus penggelapan di RSUD Moh. Zyn Sampang menemukan babak baru. Dalam pengembangan perkara, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang mengungkap adanya temuan dugaan korupsi dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) setelah melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda pada Selasa (3/12/2025) siang.

Temuan tersebut disampaikan langsung oleh pihak Kejari Sampang dalam rilis resmi yang menjadi perhatian luas masyarakat, termasuk Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas Gaib yang sejak awal menuntut agar kasus ini ditangani secara serius dan tuntas.

Ormas Gaib Apresiasi Kejari, Tapi Tekankan Pengusutan Tuntas RSUD Moh. Zyn

Ketua DPP Ormas Gaib, Habib Yusuf, mengapresiasi langkah Kejari Sampang yang dinilainya mulai membuka tabir dugaan penyelewengan dana di lingkungan RSUD Moh. Zyn.

Menurutnya, transparansi yang ditunjukkan dalam rilis tersebut patut diapresiasi sebagai bentuk komitmen penegakan hukum.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Kejari Sampang dalam pengungkapan informasi pada rilis tadi malam. Ini langkah baik, namun kami tekankan agar kasus ini benar-benar diusut tuntas hingga ke akar-akarnya,” tegas Yusuf dalam wawancara kepada Kabarterdepan.com, Kamis (4/12/2025) sore.

Yusuf menegaskan bahwa pihaknya menunggu keseriusan Kejari Sampang dalam menetapkan tersangka atas kasus penggelapan dan dugaan korupsi BLUD tersebut.

WhatsApp Image 2025 12 04 at 3.00.00 PM
Kepala Kejari Sampang, Fadilah (fais/kabarterdepan.com)

Ultimatum Hingga 17 Desember, Ormas Siap Gelar Aksi

Yusuf memberi batas waktu hingga 17 Desember 2025 untuk melihat perkembangan konkret dari penanganan kasus.

Jika hingga tenggat tersebut belum ada kejelasan, Ormas Gaib menyatakan siap menggelar aksi damai besar-besaran.

Yusuf menyebut bahwa ratusan massa akan diterjunkan ke jalan untuk mendesak Kejari Sampang segera menetapkan tersangka.

“Kami akan turun bersama ratusan anggota. Ini aksi damai, tapi tegas, demi menuntut keadilan dan memastikan kasus ini tidak mandek,” tutupnya. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page