
Blitar, kabarterdepan.com- Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman, mengadakan kegiatan sosialisasi keselamatan berkendara kepada tokoh perguruan silat di wilayah Blitar. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana santai dan akrab, dengan acara ngopi bersama yang digelar di Warung Bambu Barokah, Kab. Blitar, Rabu (11/2/25).
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh perguruan silat yang terkenal di Blitar, Kasat Lantas, Kasat Intel, Kasat Binmas, dan perwakilan Bhabinkamtibmas. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Blitar menyampaikan pentingnya kesadaran berlalu lintas yang aman, terlebih bagi para pesilat yang sering kali menjadi contoh bagi masyarakat, terutama generasi muda.
“Para pesilat memiliki pengaruh besar dalam masyarakat, maka dari itu sangat penting bagi mereka untuk menjadi teladan dalam hal keselamatan berkendara,” kata AKBP Arif Fazlurrahman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan berkendara dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Blitar. Kapolres Blitar juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dan keselamatan berkendara.
“Kami berharap bahwa masyarakat dapat lebih sadar dan berhati-hati dalam berkendara, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan di jalan raya,” kata AKBP Arif Fazlurrahman.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Blitar juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara yang memadai.
“Kami berharap bahwa masyarakat dapat lebih sadar dan berhati-hati dalam berkendara, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan di jalan raya,” kata AKBP Arif Fazlurrahman.
Dengan demikian, diharapkan kegiatan sosialisasi keselamatan berkendara ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan berkendara. Polres Blitar akan terus melakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan keselamatan berkendara di wilayah Blitar.(Anang Agus Faisal)
