Kapolda Metro Jaya dan Kadiv Propam Minta Maaf Insiden Tewasnya Affan Tertabrak Rantis Brimob

Avatar of Redaksi
MEITU 20250830 052626732 11zon
Potret Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi (kiri) dan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim (kanan) saat menyampaikan permintaan maaf dalam konferensi pers. (TikTok)

Jakarta, Kabarterdepan.com – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas insiden tragis yang menewaskan seorang driver ojek online (ojol) setelah tertabrak mobil rantis Brimob pada Kamis (28/8/2025).

Insiden tersebut terjadi di kawasan Jakarta Pusat saat kendaraan taktis (rantis) Brimob tengah melintas dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa. Nahas, seorang driver ojol bernama Affan Kurniawan (21) tertabrak dan terlindas hingga meninggal dunia.

“Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita, yang mana ada kejadian tadi sore, sehingga dengan adanya kejadian tersebut saya atas nama pimpinan Polda Metro dan atas nama kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam dan turut berduka cita sedalam-dalamnya,” jelas Irjen Pol. Asep di RSCM, Kamis (28/8/2025).

Irjen Pol. Asep Edi menegaskan bahwa peristiwa ini akan ditangani secara transparan. Ia memastikan sopir kendaraan rantis yang terlibat telah diperiksa oleh Propam dan dilakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui kronologi serta adanya unsur kelalaian.

“Saya tegaskan disini akan menindak tegas anggota yang melakukan kesalahan, pelanggaran, terhadap kejadian tadi sore,” tambahnya.

Irjen Asep Edi juga menyampaikan telah bertemu dengan keluarga almarhum, Bapak Zulkifli.

“Alhamdulillah beliau juga sudah menerima kami, dan tentunya ini mungkin suatu pembelajaran buat kita semuanya agar kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh keluarga dan almarhum,” ujarnya.

Sementara, Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim juga menyampaikan turut berdukacita atas terjadinya kejadian ojol yang meninggal karena terlindas rantis Brimob.

“Pertama-tama atas nama pribadi dan institusi turut berdukacita atas terjadinya kejadian korban meninggal dari keluarga korban. Tentunya ini menjadi perhatian dari pimpinan kami dan organisasi kami untuk melakukan penindakan proses seadil-adilnya,” bebernya.

Pelaku yang sudah diamankan sementara dalam rangka proses pemeriksaan yang dilakukan oleh gabungan antara Dik Propam Mabes Polri dengan Prof Brimob.

“Karena pelaku ini merupakan kesatuan asal dari Brimob, penanganan ini akan kita lakukan langsung di bawah kendali saya,” jelasnya.

Irjen Pol. Abdul Karim juga menambahkan jika kejadian ini menjadi tanggung jawab penuh Kapolda Metro Jaya.

“Kami akan bertanggung jawab penuh. Proses hukum tetap berjalan, dan institusi akan memberikan santunan kepada keluarga korban,” tambahnya.

Peristiwa ini mendapat sorotan publik, khususnya dari komunitas driver ojol yang menuntut keadilan dan keselamatan dalam berkendara.

Sejumlah perwakilan ojol juga telah bertemu dengan pihak kepolisian untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Sementara itu, jenazah korban telah dimakamkan di kampung halamannya di Bekasi dengan didampingi keluarga, rekan sejawat, serta perwakilan pihak kepolisian.

Kapolda Metro Jaya berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan meminta seluruh jajaran agar lebih berhati-hati dalam setiap operasi pengamanan di lapangan. (Izhah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page