Kampung Tompeyan Yogyakarta Wujudkan Pemberdayaan Ekonomi Warga Lewat Olahan Anggur

Avatar of Redaksi
IMG 20250820 WA0014
Produk olahan anggur di Kampung Tompeyan, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, DIY. (Tambulampot Yogyakarta for kabarterdepan.com)

Yogyakarta, kabarterdepan.com – Warga Kampung Tompeyan Yogyakarta melihat anggur bukan lagi sekadar buah yang bisa dikonsumsi, namun juga sebagai peluang ekonomi warga.

Mereka adalah warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Tegal Anggur Tompeyan.

Hingga saat ini, kurang lebih sudah ada 15 jenis produk yang telah diproduksi warga mulai dari selai, sirup, sambal, dendeng daun anggur, bakso hingga permen.

Ketua Asosiasi Tabulampot Yogyakarta Eka Yulianta menyampaikan bahwa produk-produk tersebut mendapat antusias yang cukup tinggi.

“Untuk pasar masih menggunakan sistem PO, jangkauan sudah sampai Jakarta, Denpasar, Surabaya dan beberapa tempat di Jawa,” katanya saat diwawancarai, Rabu (20/8/2025).

Bahkan sejumlah toko retail berjejaring juga ingin ikut memasarkan produk anggur milik warga.

Kendati begitu, saat ini warga belum mampu untuk memproduksi secara konsisten mengingat bahan baku yang masih terbatas.

“Ke minimarket dan supermarket tapi karena bahan baku masih terbatas belum melayani,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa produk warga belum mampu untuk merambah pasar ekspor, meskipun sebelumnya sudah ada permintaan dari Perancis untuk produk wine anggur.

“Kembali lagi, kendalanya adalah ketersediaan bahan baku anggur segar yang belum mencukupi walaupun pasar untuk olahan anggur sangat luas,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa olahan anggur sangat menjanjikan dan menarik bagi konsumen.

Produk olahan anggur disebutnya dapat menyasar seluruh pangsa pasar dari berbagai strata ekonomi dan lintas usia. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page