Kamar Tahanan K.H. Hasyim Asy’ari di Lapas Mojokerto, Jejak Sejarah Perjuangan Bangsa

Avatar of Redaksi
Untitled design 91
Kamar tahanan K.H. Hasyim Asy’ari di Lapas Mojokerto.

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto tidak hanya menjadi tempat pembinaan bagi warga binaan, tetapi juga menyimpan sejarah penting dalam perjalanan bangsa.

Salah satu saksi bisu sejarah tersebut adalah Kamar 2, yang pernah menjadi tempat penahanan ulama besar dan pahlawan nasional, K.H. Hasyim Asy’ari oleh tentara Jepang pada tahun 1943.

Dalam kesempatan khusus, Kalapas Mojokerto Rudi Kristiawan menjelaskan sejarah panjang kamar tersebut kepada jajaran pegawai dan tamu yang berkunjung.

WhatsApp Image 2025 03 21 at 10.36.45 AM 1

Ia menuturkan bahwa K.H. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), ditangkap dan dipenjara oleh Jepang karena menolak ritual penghormatan terhadap Kaisar Hirohito dan ketaatan kepada Dewa Matahari (Seikerei).

“Kamar 2 ini bukan sekadar ruang tahanan, tetapi memiliki nilai sejarah yang sangat besar. Di sini, K.H. Hasyim Asy’ari mengalami berbagai tekanan fisik dan mental, namun tetap teguh dalam memperjuangkan ajaran Islam dan mempertahankan semangat perjuangan melawan penjajah,” ujar Rudi Kristiawan.

Lapas Mojokerto, imbuhnya, terus berupaya melestarikan nilai-nilai sejarah ini, agar generasi mendatang dapat memahami betapa pentingnya peran para ulama dan pejuang bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

WhatsApp Image 2025 03 21 at 10.36.45 AM 2

“Kami ingin mengingatkan bahwa sejarah ini bukan hanya milik Mojokerto, tetapi juga bagian dari sejarah perjuangan bangsa. Semangat perjuangan K.H. Hasyim Asy’ari menjadi inspirasi bagi kita semua untuk tetap teguh dalam prinsip dan nilai kebaikan,” pungkas Kalapas. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page