
Kota Batu, Kabarterdepan.com — Sepanjang tahun 2025, dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Batu diwarnai berbagai peristiwa kriminal yang menjadi perhatian publik.
Angka Kriminalitas Menurun di Kota Batu
Meski tren kriminalitas menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, sejumlah kasus tetap menorehkan catatan penting bagi aparat penegak hukum dan masyarakat.
Data akhir tahun Polres Batu mencatat sebanyak 195 laporan kriminal masuk sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, 184 kasus berhasil diselesaikan, sementara 11 kasus masih dalam proses penanganan.
Angka ini menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 220 laporan atau turun sekitar 11,3 persen.
Wakapolres Batu Kompol Danang Yudanto menyebut, sepanjang 2025 kasus pencurian masih mendominasi laporan kriminalitas.
Total terdapat 47 kasus pencurian dengan berbagai modus yang terjadi di wilayah Kota Batu.
“Kasus pencurian kendaraan bermotor masih cukup menonjol dengan 17 laporan. Selain itu terdapat pencurian biasa, curas, dan curat yang terjadi sepanjang tahun,” ujar Danang.
Selain pencurian, peristiwa kriminal yang juga menyita perhatian publik adalah kasus kekerasan. Selama 2025, Polres Batu menangani 20 laporan penganiayaan dan 14 kasus pengeroyokan.
Beberapa di antaranya sempat menjadi sorotan, termasuk kasus pengeroyokan terhadap anggota band underground yang terjadi di wilayah Kota Batu.
Pada sektor perlindungan perempuan dan anak (PPA), angka kasus tergolong tinggi dengan total 37 laporan.
Rinciannya meliputi persetubuhan anak, pencabulan anak, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), tindak pidana kekerasan seksual (TPKS), hingga penganiayaan terhadap anak.
Kasus-kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan kelompok rentan dan berdampak langsung pada aspek kemanusiaan.
Meski demikian, kaleidoskop kriminal 2025 juga mencatat sejumlah indikator positif. Beberapa tindak pidana berat, seperti pembunuhan dan terorisme, tercatat nihil terjadi di wilayah hukum Polres Batu sepanjang tahun ini.
“Sebagian besar kasus berhasil kami selesaikan. Kami juga memastikan seluruh perkara yang masih berjalan tetap dikawal hingga tuntas,” tegas Danang.
Menutup catatan kamtibmas 2025, Polres Batu mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Sinergi antara aparat penegak hukum dan warga dinilai menjadi faktor penting dalam menekan angka kriminalitas di Kota Batu.
Kaleidoskop kriminal sepanjang 2025 ini menjadi refleksi bersama bahwa upaya menjaga keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat Kota Batu. (Doi)
