
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan, memimpin apel pagi di halaman lapas pada Senin (7/7/2025).
Dalam arahannya, Kalapas menyoroti pentingnya kesiapsiagaan seluruh petugas dengan menekankan tiga aspek utama meliputi peningkatan deteksi dini, penguatan pelaporan intelijen, serta pemahaman teknis pemasyarakatan, khususnya bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Kalapas mengingatkan jajarannya untuk terus waspada dan memperkuat sistem pengamanan guna mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lingkungan lapas.
Ia juga menekankan pentingnya pelaporan informasi intelijen secara cepat agar potensi gangguan keamanan dan ketertiban bisa segera ditangani.
“Saya ingatkan kepada seluruh petugas untuk menggali dan melaporkan informasi-informasi intelijen yang berkembang di blok hunian kepada pihak pengamanan, khususnya kepada Kasi Kamtib dan Kepala KPLP, agar dapat segera kita tindak lanjuti sebelum menimbulkan gangguan yang lebih besar,” ujar Rudi Kristiawan.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas juga mengapresiasi semangat kerja para petugas, dan memberikan perhatian khusus kepada para CPNS.
Ia mendorong mereka untuk lebih menguasai teknis pemasyarakatan, sekaligus meminta jajaran Tata Usaha membimbing mereka dalam hal administrasi, khususnya yang berkaitan dengan tata naskah dinas terbaru.
“Khusus untuk adik-adik CPNS, saya harap kalian bisa mengoptimalkan pemahaman teknis pemasyarakatan. Jajaran TU juga saya minta membekali mereka dengan kemampuan menyusun surat sesuai tata naskah dinas yang berlaku, agar saat mereka ditempatkan di seksi lain nanti, sudah siap bekerja,” tambahnya.
Menutup arahannya, Kalapas mengajak seluruh pegawai untuk terus menjaga integritas, kesehatan, kekompakan, dan memperkuat tali silaturahmi dalam bingkai keluarga besar Lapas Mojokerto.
“Terus semangat, jaga integritas, kesehatan, dan kekompakan. Mari kita tingkatkan silaturahmi antar petugas,” pungkasnya.
Apel pagi ini menjadi momen penting dalam memperkuat soliditas antarpersonel sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam menjaga ketertiban dan produktivitas di Lapas Mojokerto. (*)
