JPO Jalan Juanda dan Perbaikan Jalan Jadi Prioritas Penataan Kawasan Stasiun Bekasi

Avatar of Redaksi
jpo
Walikota Bekasi Tri Adhianto saat tinjau lokasi JPO di stasiun Bekasi. (yanso/kabarterdepan.com)

Bekasi, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kota Bekasi tengah melakukan penataan infrastruktur menyeluruh di kawasan Stasiun Bekasi guna mengatasi kepadatan lalu lintas yang sering terjadi.

Salah satu langkah strategis yang sedang digarap adalah pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Juanda.

JPO Dilengkapi Lift

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjelaskan, JPO yang dibangun akan dilengkapi dengan lift dan tangga untuk memastikan kemudahan serta keselamatan masyarakat saat menyeberang.

Keberadaan JPO ini diharapkan dapat mengurangi praktik penyeberangan langsung di badan jalan yang selama ini menjadi salah satu faktor penyebab terganggunya arus lalu lintas.

“Masyarakat bisa menyeberang dengan lebih aman dan tertib, sehingga tidak lagi mengganggu laju kendaraan di Jalan Juanda. Kami menargetkan pembangunan JPO selesai dalam tiga bulan, dengan akses yang langsung terhubung ke area Stasiun Bekasi,” ucap Tri Adhianto, Rabu (4/2/2026).

WhatsApp Image 2026 02 04 at 1.52.51 PM

Selain JPO, fokus utama penataan kawasan adalah pembenahan infrastruktur secara menyeluruh. Pedagang kaki lima di sekitar stasiun telah ditertibkan secara menyeluruh, sedangkan pelaku usaha yang memiliki tempat usaha resmi tetap dapat beroperasi dengan pengaturan yang lebih tertib dan terstruktur.

“Saat ini kami fokus penuh pada penataan kawasan Stasiun Bekasi. Pedagang kaki lima tidak lagi beraktivitas di area tersebut, dan usaha resmi tetap berjalan dengan penataan yang lebih rapi,” jelasnya.

Tri Adhianto juga menyampaikan bahwa kewenangan pengelolaan dan perbaikan jalan terbagi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota.

Untuk ruas jalan nasional dan provinsi yang mengalami kerusakan, Pemerintah Kota Bekasi terus melakukan koordinasi erat dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Untuk jalan yang menjadi kewenangan kota, salah satunya Jalan Cipendawa, telah disiapkan anggaran antara Rp2 hingga Rp3 miliar untuk pelaksanaan pekerjaan overlay lanjutan. Tujuan dari pekerjaan ini adalah untuk meningkatkan kualitas permukaan jalan serta kenyamanan bagi pengguna.

“Kami terus memperkuat koordinasi lintas sektor dan lintas pemerintahan agar setiap program pembangunan berjalan dengan optimal. Semua upaya ini kami targetkan rampung dalam waktu tiga bulan, sehingga masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (Yanso)

Responsive Images

You cannot copy content of this page