Jembatan Lebaksono Masuki Tahap Akhir, Segera Dibuka Akses Pungging–Trawas

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Kondisi jembatan Lebaksono, Kabupaten Mojokerto. (Redaksi/kabarterdepan.com) 
Kondisi jembatan Lebaksono, Kabupaten Mojokerto. (Redaksi/kabarterdepan.com) 

Mojokerto, Kabarterdepan.com –
Pembangunan jembatan Lebaksono di Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, kini memasuki babak akhir. Infrastruktur strategis yang menjadi penghubung akses menuju Jalan Raya Pungging–Trawas tersebut diproyeksikan rampung dalam waktu dekat dan siap dimanfaatkan masyarakat sebelum pergantian tahun.

Saat ini, jembatan yang membentang di atas aliran sungai Desa Lebaksono telah memasuki tahapan pengujian beban. Uji beban dilakukan sebagai bagian dari prosedur teknis untuk memastikan struktur jembatan benar-benar aman, kokoh, dan layak digunakan oleh kendaraan maupun pengguna jalan lainnya sebelum dioperasikan secara penuh.

Proyek Anggaran Pembangunan Jembatan Lebaksono

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto, Henri Surya, mengungkapkan bahwa progres pengerjaan proyek tersebut telah mendekati penyelesaian total. Proyek pembangunan jembatan Lebaksono ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mojokerto dengan nilai mencapai Rp 9,6 miliar.

“Ya, sudah selesai,” singkatnya saat di hubungi melalui sambungan pesan singkat Whatsapp, Sabtu (20/12/2025) siang.

Meski demikian, Henri menjelaskan bahwa saat ini masih terdapat sejumlah pekerjaan kecil yang bersifat penyempurnaan. Tahapan tersebut meliputi pekerjaan finishing untuk memastikan seluruh bagian jembatan sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar keselamatan yang ditetapkan.

Saat ini, lanjut Henri, pengerjaan hanya menyisakan pekerjaan penyempurnaan atau finishing. Seluruh rangkaian pekerjaan ditargetkan rampung sesuai dengan masa kontrak yang berakhir pada 27 Desember mendatang.

“Tinggal finishing saja,” terang dia.

Ia menambahkan, percepatan penyelesaian akan terus dilakukan agar jembatan tersebut bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Keberadaan jembatan dengan lebar 7 meter dan panjang 60 meter ini dinilai sangat penting karena akan memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Pungging dan sekitarnya.

“Sebelum tahun baru sudah bisa difungsikan,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page