Jelang Pilkada, Polres Mojokerto Merangkul Wartawan, Influencer dan Netizen

Avatar of Redaksi
Suasana Cangkrukan Pilkada Damai bersama wartawan, influencer, dan netizen di Warung Soto Senit, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Kamis (21/11/2024) siang (Redaksi / Kabarterdepan.com) 
Suasana Cangkrukan Pilkada Damai bersama wartawan, influencer, dan netizen di Warung Soto Senit, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Kamis (21/11/2024) siang (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Menjelang perayaan Pilkada 2024, Polres Mojokerto mengadakan kegiatan Cangkrukan Pilkada Damai bersama wartawan, influencer, dan netizen bertempat di Warung Soto Senit, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Kamis (21/11/2024) siang.

Acara itu pun dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polres Mojokerto dan beberapa awak media dari televisi, online maupun cetak. Serta juga influencer di Mojokerto dan beberapa netizen dari media sosial Facebook.

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto dalam sambutanya dihadapan tamu yang hadir mengapresiasi kepada para awak media dan influencer yang selama ini melakukan pemberitaan positif terkait Pilkada.

“Saya bangga dan berterima kasih kepada teman-teman media, influencer, serta netizen yang selalu bersama kami.

Kapolres juga menekankan pentingnya peran media dalam menciptakan suasana damai dan harmonis di tengah masyarakat. Terlebih pada saat mendekati pesta demokrasi seperti saat ini.

“Dalam lima hari ke depan, kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga Mojokerto tetap aman dan damai,” terang Kapolres.

Selain itu, Ihram juga menegaskan bahwasanya peran kepolisian dalam menjaga dan mengamankan pesta demokrasi ini juga akan tidak memihak pada pasangan calon manapun.

“Kami sampaikan dihadapan teman teman media semua saya katakan Polri netral,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto, Sholahuddin dalam kesempatan ini berpesan kepada jajaran influencer dan media agar tidak memuat pemberitaan yang tidak berimbang ataupun berita yang tidak valid kebenaranya.

“Kondisi media sosial saat ini sangat dinamis, jadi penting bagi kita semua untuk menyampaikan informasi secara lengkap dan tidak setengah-setengah agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” kata Udin sapaan akrabnya.

Acara ini pun diakhiri sesi tanya jawab dan dilanjutkan dengan ramah tamah serta makan bersama antara jajaran kepolisian dengan wartawan, influencer dan netizen. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page