
Grobogan, kabarterdepan.com – .
Ratusan paket sembako berisi kemasan beras 2,5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan 1 kilogram gula pasir dibagikan kepada tenaga kerja non-karyawan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih Kamis (20/3/2024).
“Pelaksanaan penyaluran paket sembako itu sebagai wujud terima kasih untuk tenaga kerja non-karyawan yang selama ini menjadi mitra setia Perhutani”
kata Administratur KPH Gundih, Haris Setiana usai penyerahan bantuan secara simbolis di lokasi tebangan petak 117 desa Ngrandu Kecamatan, Geyer Kabupaten Grobogan.
Dikatakan, sebanyak 435 paket sembako diberikan kepada tenaga angkut TPK ( Tempat Penimbunan Kayu ) dan tenaga kerja non karyawan di lingkungan kerja Perhutani Gundih.
“Paket sembako ini akan di distribusi di dua wilayah yaitu sub Monggot dan Sub Kradenan,” ungkapnya.
Haris menyatakan jika para mitra pekerja non-karyawan merupakan mitra setia Perhutani yang selama ini telah menjalin kerjasama baik dengan pihak Perhutani.
Pihaknya berharap, bantuan yang diberikan bisa bermanfaat bagi mitra non-karyawan untuk mempererat hubungan kerja yang berkelanjutan.
“Kami berharap sedikit bantuan yang diberikan ini bisa memberikan manfaat untuk para mitra, sehingga lebih bersemangat dalam bekerja untuk menambah pendapatan perusahaan,” harapnya.
Salah satu penerima bantuan sembako, Kunarso, mengucapkan terima kasih atas kepedulian Perhutani KPH Gundih yang telah memberikan bantuan sembako.
Pria yang bekerja sebagai operator Chain saw asal dusun PP desa Ngrandu Kecamatan Geyer Grobogan ini juga mengapresiasi atas perhatian perhutani kepada semua tenaga non-karyawan selama ini.
“Ini sangat membantu kami, terutama di saat harga kebutuhan pokok yang melambung dan untuk keperluan menjelang lebaran,” kata Kunarso.
“Terima kasih, Perhutani, semoga ke depan akan lebih maju,”imbuhnya.
Sebagai informasi tambahan, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih belum lama ini menyerahkan delapan belas mushaf Al-Qur’an kepada Majelis Nurul Hidayah Desa Monggot , Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.
Bantuan ini merupakan program bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk berperanserta dalam penngkatan mutu pendidikan yang bertepatan dengan bulan Ramadan 1446 H.(Masrikin)
