
Kota Malang, Kabarterdepan.com – Relawan medis Readily Just Target (RJT) Kota Malang evakuasi jasad difabel dari Sungai Brantas, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat Kampung Wisata Warna-warni.
Kapolsek Blimbing Kompol Octa Panjaitan menjelaskan, korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk proses identifikasi.
Sementara informasi dari saksi mata Imam Nurhadi (27) mengatakan jika posisi jenazah pertama kali diketahui hari ini, Kamis (11/7/2024) sekira pukul 13.00 WIB.
“Posisinya di bawah jembatan kereta api itu. Ditemukan dalam kondisi tengkurap tersangkut bebatuan oleh warga,” kata Imam Nurhadi, kepada awak media.
Pak Nur, sapaan akrabnya menjelaskan, korban disebut merupakan penyandang disabilitas yang hilang beberapa hari lalu.
“Infonya orang disabilitas yang dilaporkan hilang beberapa hari lalu. Makanya awalnya orang sini nggak ada yang mengenali,” tuturnya.
Kondisi korban, kata Pak Nur saat ditemukan tubuhnya masih utuh, kendati sudah mulai mengeluarkan bau busuk. Ia menduga korban sudah meninggal beberapa hari lalu sebelum ditemukan meninggal dunia.
“Baunya sudah menyengat. Warga tak mengenali karena bukan warga sini. Tapi ada warga sini yang tahu kalau itu warga Jalan Aries Munandar,” Pungkasnya. (Doi)
