
Cianjur, Kabarterdepan.com – Warga Kampung Pasekon, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, digegerkan dengan penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki di Mushola Al-Ikhlas, Rabu (11/2/2026) dini hari.
Kapolsek Pacet AKP Amir Said mengonfirmasi, penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 04.25 WIB, saat warga hendak melaksanakan salat Subuh.
Jasad bayi pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Odin (73). Saat itu, ia hendak menuju mushola dan merasa curiga melihat sebuah kardus tergeletak di pelataran.
Baca juga: Wisuda Bareng Anak di Unesa, Kisah Haru Guru SMP Bojonegoro Raih Gelar S2
“Saksi melihat kardus yang mencurigakan. Setelah diperiksa, ternyata di dalamnya terdapat mayat bayi. Saksi kemudian melapor kepada Ketua RT setempat dan diteruskan ke Polsek Pacet,” ujar AKP Amir Said.
Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah bayi kemudian dievakuasi ke RSUD Cimacan untuk penanganan lebih lanjut.
Polres Cianjur Selidiki CCTV
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut. Dari hasil penelusuran awal rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, petugas menemukan petunjuk berupa satu unit kendaraan roda empat yang diduga berada di sekitar TKP saat kejadian.
“Kami mengidentifikasi satu unit kendaraan jenis Avanza yang terlihat mencurigakan di sekitar lokasi. Namun, pelat nomor kendaraan masih belum terbaca jelas. Saat ini kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut,” tambahnya.
Selain mengumpulkan rekaman CCTV tambahan, polisi juga telah memintai keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap identitas orang tua maupun pelaku yang diduga tega meninggalkan bayi tersebut.
Sementara itu, Odin menuturkan, awalnya ia tidak menaruh curiga berlebihan saat melihat kardus di pelataran mushola. Namun karena posisinya mencolok, ia memutuskan untuk memeriksanya.
“Saya mau salat Subuh sekitar pukul 04.30 WIB. Di pelataran ada kardus, saya lihat ternyata ada mayat bayi. Saya langsung bergegas melapor ke Ketua RT,” ujarnya.(Hasan)
Editor berita: Ririn W.
