Jalan Dusun Gebang Ambrol Tergerus Air Hujan, Kades Panti Jember Lakukan Perbaikan dengan Biaya Mandiri

Avatar of Redaksi
Dusun Gebang
Gotong royong warga Desa Panti Jember perbaiki jalan yang ambrol. (Lana Rumanta/kabarterdepan.com)

Jember, kabarterdepan.com
Intensitas hujan di kawasan Jember sejak seminggu ini cukup tinggi. Bahkan di sejumlah kawasan kampus tegal boto seperti Mastrip dan Kaliurang sempat terendam limpahan air hujan setinggi 40 cm.

Sementara di kawasan pinggiran kota Jember seperti Desa Panti, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, tingginya curah hujan selama seminggu ini menyebabkan air hujan meluap hingga di jalanan. Akibatnya sejumlah jalan yang ada di dusun Gebang Langkap, bibir jalan tergerus dan longsor sepanjang 15 meter

“Jalan ini sebenarnya lebarnya 3,5 meter, karena tergerus air hujan yang meluap di jalan mengakibatkan bibir jalan ambrol sepanjang 15 meter, jalannya tinggal 2,5 meter,” kata Kades Panti Suroso saat ditemui di lokasi, Senin  (27/1/2025).

Jalan Dusun Gebang Padat Lalu Lintas

Suroso mengatakan jalan di dusun Gebang langkap tersebut sangat vital keberadaanya dengan lalu lintas yang cukup padat. Menghubungkan Dusun Gebang Langkap dan Desa Glagah Wero, serta akses ke Desa pakis.

“Untuk itu kami lakukan sesuai hasil musyawarah dengan staf kami maka diambil langkah perbaikan dengan biaya mandiri,” ujarnya.

“Karena kalau menunggu pemakaian dana Desa tahun 2025 biasanya baru cair antara Maret-April, kondisi jalan yang sudah tergerus air sepanjang 15 meter ,dikuatirkan kerusakannya semakin parah, bisa juga bisa putus jalan tersebut,” imbuh Suroso.

Suroso menambahkan perlunya pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, penerangan jalan untuk diprioritaskan. Pihaknya ingin memiliki Desa wisata agar bisa meningkatkan perekonomian warga.

“Untuk kawasan destinasi wisata yang akan kami bangun tentunya berkolaborasi dengan pihak Dinas Pariwisata dan OPD Lainnya,” lanjutnya.

Suroso menegaskan untuk kawasan yang akan digunakakan sebagai desa wisata tempatnya di Dusun Gebang, Desa panti. Nantinya disiapkan tanah TKD seluas 3 hektar, lokasinya di pinggir jalan.

Selain ingin membangun desa Wisata, Suroso kades Panti yang pernah bertugas 35 tahun di Polres Jember ini juga berkeinginan memiliki Pasar Panti untuk melayani warga desa panti, Sukorambi, Serut maupun Glagah wero.(lana)

Responsive Images

You cannot copy content of this page