
Gunungkidul, kabarterdepan.com- Berbagai persiapan terus diupayakan oleh penyelenggara Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII DIY 2025 antara KONI dan Pemerintah Daerah Setempat.
Pasalnya ajang yang diikuti oleh kurang lebih 4 ribu atlet tersebut tidak hanya akan diselenggarakan di Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah, namun juga daerah lainya.
Ketua Panitia Penyelenggara Porda XVII DIY 2025 KONI DIY Rumpis Agus Sudarko, menuturkan Porda tahun ini akan mempertandingkan 46 cabang olahraga (cabor).
“Ada 51 sub cabor yang tersebar di 46 venue di lima kabupaten-kota di DIY. Yakni 24 venue di Gunungkidul, 7 di Sleman, 2 di Kota Yogyakarta, 1 di Bantul, dan 1 di Kulon Progo,” katanya.
“Gunungkidul tidak mungkin membangun venue dalam waktu singkat, sehingga beberapa cabor harus diselenggarakan di luar Gunungkidul,” ujar Rumpis.
Ia menjelaskan cabang yang tidak bisa dihelat di Gunungkidul seperti dayung akan dilaksanakan di Kulon Progo, panjat tebing di dua lokasi, yaitu hari pertama di Gunungkidul dan hari berikutnya di Mandala Krida, Yogyakarta.
Balap sepeda BMX akan digelar di Yogyakarta International BMX Center, Sleman. Sedangkan balap sepeda MTB di lereng Merapi.
“Cabang angkat berat dipusatkan di Kantor Kelurahan Condongcatur, Sleman karena keterbatasan peralatan,” katanya.
Sementara untuk senam tetap digelar di UNY Sleman. Lalu wushu dan futsal digelar di Sleman dan Sasana Among Raga Yogyakarta.
Rumpis menjelaskan beberapa Cabor akan dimulai lebih awal seperti catur pada 1 September 2025 untuk menyesuaikan jadwal penggunaan venue yang bergantian. Ia menyampaikan seluruh cabor diperkirakan akan selesai pada 18 September.
Ajang tersebut diharapkan dapat menjadi sarana dalam meningkatkan kualitas atlet daerah menuju level nasional.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Porda XVII DIY 2025 Kabupaten Gunungkidul, Agus Mantara, menyampaikan pihaknya telah bekerja secara intensif.
Pihaknya mengungkapkan telah berkoordinasi oleh tim yang dibentuk oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih untuk mengawal persiapan.
Karena beberapa cabor diselenggarakan di luar Gunungkidul, ia menyebut pengawasan akan dilakukan oleh KONI DIY.
Disebutnya, Tim KONI DIY dan Pemda DIY juga telah melakukan verifikasi dan uji kelayakan untuk memastikan venue sesuai standar.
“Kami berharap seluruh elemen dapat memberikan dukungan maksimal demi kesuksesan Porda DIY 2025,” katanya. (Hadid Husaini)
