Eksklusif! iPhone Lipat Apple Korbankan Face ID, Gunakan Touch ID Samping

Avatar of Lintang
Ilustrasi iPhone lipat Apple. (X)
Ilustrasi iPhone lipat Apple. (X)

Teknologi, Kabarterdepan.com — Rumor seputar ponsel lipat Apple yang telah lama dinantikan semakin menemukan titik terang. Perangkat ini memang belum resmi, namun bocoran terbaru dari informan terkemuka, Digital Chat Station (DCS), memberikan detail spesifik yang mengejutkan.

Kabarnya, iPhone lipat Apple akan melewatkan Face ID 3D dan sebagai gantinya mengandalkan pemindai sidik jari Touch ID yang dipasang di samping.

Langkah ini menandai kembalinya Apple pada teknologi Touch ID untuk produk flagship utama, sesuatu yang telah ditinggalkan iPhone reguler selama bertahun-tahun.

Alasan Apple Mengorbankan Face ID dalam iPhone Lipat

Keputusan untuk tidak menggunakan Face ID sangat khas Apple, yaitu demi desain dan ketipisan.

Perangkat keras yang dibutuhkan untuk pemindaian wajah 3D membutuhkan ruang yang signifikan. Apple dilaporkan ingin menjaga agar ponsel lipat mereka tetap setipis mungkin (slim).

Perusahaan juga dikatakan menghindari teknologi sidik jari ultrasonik 3D yang canggih di bawah layar karena alasan yang sama—berusaha menghemat setiap milimeter ruang internal.

Sebagai gantinya, Apple memilih solusi yang lebih hemat ruang: Touch ID yang terintegrasi pada tombol power di samping bodi.

Spesifikasi Prototipe dan Engsel Kuat

Ilustrasi smartphone lipat iPhone Fold. (X)
Ilustrasi smartphone lipat iPhone Fold. (X)

Bocoran DCS lebih lanjut menunjukkan bahwa Apple mencurahkan banyak upaya pada desain fisik perangkat, khususnya pada engsel.

DCS menggambarkan engselnya sebagai “sangat kuat”, yang merupakan fokus utama untuk mengatasi kekhawatiran durabilitas pada ponsel lipat.

Prototipe rekayasa saat ini memiliki konfigurasi layar sebagai berikut:

  • Layar Lipat Internal: Besar, berukuran 7,58 inci. Dilengkapi dengan kamera depan di bawah layar (Under-Display Camera).
  • Layar Luar: Lebih kecil, berukuran 5,25 inci, menggunakan desain lubang kamera (punch-hole) konvensional.

Selain itu, di bagian belakang, Apple dikabarkan sedang menguji pengaturan kamera ganda 48MP.

Faktor Bentuk Lebar dan Pergeseran Pasar

Faktor bentuk “lebar” (wide) yang disebutkan dalam bocoran ini mengindikasikan perangkat yang lebih menyerupai tablet kecil ketika dibuka (seperti Samsung Galaxy Z Fold), bukan clamshell (seperti Galaxy Z Flip).

Perangkat ini diharapkan hadir pada tahun depan dan siap memberikan momentum baru bagi pasar ponsel lipat yang dinilai mulai terasa monoton.

Menariknya, DCS juga menyebutkan bahwa Samsung sedang mengevaluasi desain lipat lebar serupa. Namun, ponsel lipat horizontal besar pertama yang tiba di pasar mungkin justru berasal dari merek Tiongkok, bukan Apple maupun Samsung. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page