Internet Rakyat 2026 100Mbps Hanya 100 Ribu, Strategi Pemerataan Digital Nasional

Avatar of Jurnalis: Cak Rawi
internet rakyat
Penampakan modem Internet Rakyat. (internetrakyat.id)

Teknologi, Kabarterdepan.com – Tahun 2026 menandai sebuah tonggak sejarah dalam lanskap telekomunikasi Indonesia dengan diluncurkannya inisiatif internet rakyat. Program ini bukan sekadar janji politik, melainkan realitas teknologi yang hadir untuk menjawab tantangan kesenjangan digital yang selama ini memisahkan wilayah urban dan rural.

Seiring dengan peningkatan kebutuhan akan data untuk pendidikan, UMKM, dan pekerjaan jarak jauh, ketersediaan bandwidth yang melimpah dengan biaya yang masuk akal menjadi kebutuhan primer bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai praktisi konten digital yang telah mengamati tren teknologi selama lebih dari satu dekade, saya melihat bahwa langkah yang dimulai pada Januari 2026 ini merupakan disrupsi paling signifikan sejak migrasi 4G ke 5G beberapa tahun silam.

Fokus utama dari gerakan ini adalah memberikan akses berkecepatan tinggi tanpa membebani keuangan rumah tangga tangga, sebuah konsep yang sebelumnya sering dianggap sebagai utopia.

Transformasi Teknologi di Balik Layar

Berbeda dengan penyedia layanan internet tradisional yang sangat bergantung pada penarikan kabel serat optik (fiber optic) yang memakan waktu dan biaya besar, layanan ini mengadopsi teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) dengan arsitektur Open Radio Access Network (Open RAN). Penggunaan frekuensi 1,4 GHz memungkinkan sinyal menjangkau area yang lebih luas dan menembus hambatan fisik dengan lebih efisien.

Bagi masyarakat yang mencari informasi melalui portal Internet Rakyat id, teknologi ini menjadi jawaban atas kendala geografis di Indonesia. Dengan skema nirkabel, pemasangan menjadi jauh lebih cepat—hanya memerlukan perangkat modem khusus (CPE) yang dipasang di lokasi pelanggan tanpa harus menunggu teknisi menggali tanah di depan rumah Anda.

Panduan Registrasi dan Akses Layanan

Bagi Anda yang bertanya-tanya mengenai proses aktivasi, langkah-langkah dalam Internet Rakyatdaftar telah dibuat sedemikian rupa agar ramah bagi pengguna awam. Melalui situs resmi, calon pelanggan hanya perlu melakukan pengisian data diri sesuai KTP dan menentukan koordinat lokasi melalui peta digital untuk memastikan ketersediaan sinyal di wilayah masing-masing.

Untuk memulai proses tersebut, masyarakat dapat mengakses secara langsung melalui Link Internet Rakyat yang tersedia di domain resmi internetrakyat.id. Sejak awal Januari 2026, tahap distribusi modem telah dimulai secara masif untuk pelanggan yang telah melakukan pra-registrasi pada akhir tahun lalu. Kemudahan ini bertujuan agar transformasi digital tidak hanya dinikmati oleh kalangan elit di kota besar, tetapi juga menjangkau hingga ke pelosok desa.

Transparansi Biaya dan Kepemilikan

Salah satu faktor yang membuat program ini viral adalah transparansi mengenai pengeluaran bulanan. Harga Internet Rakyat dipatok pada angka yang sangat kompetitif, yakni Rp100.000 untuk masa aktif 30 hari. Dengan nominal tersebut, pelanggan mendapatkan kecepatan hingga 100 Mbps dengan kuota tanpa batas (unlimited). Bahkan, sebagai bagian dari kampanye peluncuran di awal 2026, tersedia promo gratis biaya langganan untuk bulan pertama serta sewa modem tanpa biaya tambahan selama masa berlangganan.

Pertanyaan yang sering muncul di ruang publik adalah: Internet Rakyat punya Siapa? Secara struktural, layanan ini dioperasikan oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama, yang bekerja sama dengan mitra teknologi global seperti NTT Docomo dan NEC Corporation melalui OREX SAI. Kemitraan strategis ini memastikan bahwa infrastruktur yang digunakan memiliki standar kualitas internasional meskipun ditawarkan dengan harga lokal.

Jangkauan Wilayah: Internet Rakyat dimana saja?

Meskipun ambisinya adalah cakupan nasional, pada fase awal di kuartal pertama 2026 ini, fokus utama pengaktifan jaringan berada di Pulau Jawa, Maluku, dan Papua. Rencana ekspansi terus dikebut agar visi Internet Rakyat dimana saja dapat terealisasi sepenuhnya sebelum akhir tahun 2026. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital juga memberikan dukungan penuh dalam hal regulasi dan penyediaan spektrum frekuensi agar akselerasi ini tidak terhambat kendala birokrasi.

Catatan Jurnalistik: Waspada Terhadap Hoaks

Sebagai bagian dari edukasi publik, penting untuk diingat bahwa setiap program populer selalu memiliki risiko eksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Baru-baru ini ditemukan beberapa tautan palsu yang menjanjikan internet gratis selama tiga bulan. Pastikan Anda hanya menggunakan kanal resmi dan jangan pernah memberikan data sensitif di luar situs web yang terverifikasi. Keamanan data pribadi adalah prioritas utama dalam ekosistem digital yang sehat.

Inisiatif internet murah yang dimulai pada awal 2026 ini adalah bukti nyata bahwa teknologi bisa menjadi alat pemerataan ekonomi jika dikelola dengan visi yang inklusif. Dengan kombinasi teknologi 5G FWA, model bisnis yang efisien, dan komitmen penyediaan akses yang terjangkau, Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menjadi kekuatan ekonomi digital baru di Asia.

Apakah wilayah Anda sudah masuk dalam jangkauan layanan terbaru ini?(*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page