Inilah Makanan yang Lebih Baik Dikonsumsi dan Dihindari Saat Musim Hujan, Apa Saja?

Avatar of Redaksi
IMG 20241212 WA0004 11zon scaled
Ilustrasi wanita sedang minum saat hujan (Pexels)

Kesehatan, Kabarterdepan.com – Musim hujan sering kali membawa tantangan kesehatan, salah satunya risiko infeksi saluran pencernaan. Tingginya tingkat kelembapan selama musim hujan menciptakan kondisi yang ideal bagi pertumbuhan bakteri dan virus, sehingga tubuh lebih rentan terhadap berbagai penyakit.

Keinginan untuk menikmati makanan lezat saat hujan turun sering muncul, tetapi tidak semua makanan aman dikonsumsi di musim ini. Perhatikan kebersihan dan keamanan makanan karena penyebaran bakteri dan virus dapat memicu gangguan pada saluran cerna, seperti kram perut, muntah, diare, mual, sembelit.

Agar terhindar dari masalah kesehatan tersebut, menjaga pola makan sehat dan higienis sangatlah penting selama musim hujan. Pilihlah makanan yang bersih dan matang sempurna untuk menjaga kesehatan tubuh.

Makanan yang Aman Dikonsumsi di Musim Hujan

Dilansir dari Medanta.org, berikut ini adalah makanan yang lebih baik dikonsumsi di musim hujan agar tetap sehat:

1. Buah-Buahan

Buah-buahan terutama buah musiman seperti apel, pepaya, delima, rambutan, dan pisang adalah pilihan yang ideal. Buah-buahan ini kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan, serta rendah kadar air sehingga dapat mengurangi risiko penyakit yang berhubungan dengan air. Mengonsumsinya secara rutin dapat membantu melancarkan pencernaan, meningkatkan respons imun, dan menjaga flora usus. Pastikan buah dipotong dengan higienis dan dalam kondisi segar.

2. Sayuran

Sayuran segar seperti labu, mentimun, kacang-kacangan, dan tomat sangat baik untuk dimasukkan ke dalam menu harian. Kandungan nutrisi pada sayuran ini mendukung kesehatan usus dan meningkatkan daya tahan tubuh.

3. Sup

Semangkuk sup panas bisa menjadi pilihan yang lebih sehat daripada camilan jalanan. Sup kaya akan nutrisi, mengenyangkan, dan mudah dicerna. Anda bisa membuat sup menggunakan sayuran atau ayam, dengan tambahan rempah seperti bawang putih, jahe, dan lada hitam untuk rasa dan manfaat kesehatan ekstra.

4. Kacang Kering dan Buah Kering

Kacang-kacangan seperti kenari, almond, kacang mete, dan buah kering seperti kurma merupakan camilan sehat selama musim hujan. Kandungan vitamin, mineral, niasin, dan riboflavin pada makanan ini dapat menjaga sel-sel tubuh tetap sehat sekaligus memperkuat sistem imun.

5. Probiotik

Makanan kaya probiotik seperti yoghurt dan susu almond sangat baik untuk melancarkan pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Probiotik juga menjadi alternatif sehat untuk susu bagi mereka yang sensitif terhadap susu selama musim hujan.

6. Teh Herbal

Teh herbal seperti jahe atau tulsi dapat membantu tubuh tetap hangat dan melindungi dari flu serta pilek. Teh ini juga meningkatkan kekebalan tubuh. Tambahkan madu sebagai pengganti gula untuk manfaat antibakteri.

7. Rempah-rempah dan Herbal

Rempah-rempah seperti bawang putih, lada, kapulaga, kayu manis, pala dan herbal seperti jahe dan kunyit memiliki sifat antijamur, antibakteri, antivirus, serta antiradang. Kandungan ini membantu mengatur fungsi sel-T dalam tubuh, yang melindungi dari infeksi. Tambahkan rempah-rempah ini dalam masakan untuk manfaat kesehatan maksimal.

Makanan yang Harus Dihindari di Musim Hujan

Berikut makanan yang lebih baik dihindari saat musim hujan karena dapat membahayakan kesehatan:

1. Gorengan

Meskipun makanan pinggir jalan dan gorengan mungkin menggoda saat cuaca dingin dan hujan, makanan tersebut dapat memengaruhi sistem pencernaan. Kandungan lemak yang tinggi dalam makanan ini dapat memperlambat pencernaan yang menyebabkan kembung, keracunan makanan, dan ketidaknyamanan.

2. Makanan Tidak Higienis

Makanan yang dimasak tidak higienis atau makanan yang setengah matang dari luar yang dijual oleh pedagang kaki lima memungkinkan terjadinya kontaminasi dengan mikroorganisme yang ditularkan melalui air sehingga memunculkan sumber penyakit.

3. Makanan Pedas

Mengonsumsi makanan pedas dapat mengganggu sistem pencernaan dan dapat memperburuk masalah pencernaan, menyebabkan keasaman, gangguan pencernaan, atau sembelit.

4. Garam Berlebih

Menambahkan garam berlebih pada makanan selama musim hujan dapat menyebabkan retensi air dan kembung. Mengurangi atau menghindari asupan garam dapat membantu menjaga keseimbangan cairan selama musim hujan.

5. Makanan Laut

Musim hujan merupakan musim kawin bagi ikan dan makanan laut lainnya, sehingga rentan terhadap kontaminasi dan infeksi. Anda harus menghindari mengonsumsi makanan laut atau membatasi konsumsinya selama bulan-bulan hujan karena dapat menyebabkan infeksi dan penyakit bawaan makanan.

Menjaga kesehatan di musim hujan memerlukan perhatian khusus terutama dalam memilih makanan yang dikonsumsi. Dengan pola makan yang sehat dan seimbang, tubuh akan lebih siap menghadapi tantangan kesehatan yang sering muncul di musim hujan. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page