
Surabaya, KabarTerdepan.com – Perjalanan bisnis kuliner tidak selalu soal rasa makanan atau tren viral semata. Di balik kesuksesan jaringan Kebab Turki Baba Rafi yang kini memiliki lebih dari 1.300 outlet di 10 negara, terdapat strategi bisnis terukur yang dibangun selama lebih dari dua dekade.
Founder dan Owner Kebab Turki Baba Rafi, Hendy Setiono, mengungkap bahwa pertumbuhan bisnis tidak hanya ditentukan oleh ekspansi cepat, tetapi oleh kesiapan menghadapi krisis.
“Empire bukan tentang siapa yang paling cepat sampai, tapi siapa yang paling siap tetap berdiri saat badai datang,” ujar Hendy dalam pemaparan Inside Baba Rafi Global Empire.
Brand Lokal Indonesia yang Menembus Pasar Global
Sejak berdiri pada 2003, Baba Rafi berkembang dari usaha gerobak sederhana menjadi jaringan franchise kuliner internasional yang hadir di berbagai negara seperti Singapura, Filipina, Brunei Darussalam hingga Belanda.
Menurut Hendy, keberhasilan membawa brand Indonesia ke pasar global lahir dari satu nilai utama, yakni kolaborasi.
Kerja sama dengan berbagai perusahaan, brand nasional hingga BUMN menjadi strategi memperkuat ekosistem bisnis sekaligus memperluas pasar.
Pernah Diterpa Krisis, Baba Rafi Justru Perkuat Fondasi Bisnis
Baba Rafi sempat menghadapi tantangan besar, mulai dari konflik internal bisnis pada 2017 hingga tekanan pandemi Covid-19 tahun 2020.
Alih-alih memperlambat langkah, perusahaan justru membangun sistem logistik terpadu melalui depo operasional sebagai pusat stabilitas outlet.
Hendy menegaskan bahwa skala bisnis bukan sekadar jumlah cabang. “Ketahanan bisnis lahir dari sistem operasional yang kuat. Depo menjadi mesin stabilitas bagi ratusan outlet,” jelasnya.
Pakar Bisnis Ungkap 4 Indikator Utama Kesuksesan Kuliner
Dalam kesempatan yang sama, praktisi dan akademisi bisnis yang juga CEO of SLC Dr Sandy Wahyudi menegaskan bahwa keberhasilan bisnis kuliner modern memiliki indikator yang jelas dan terukur.
Menurutnya, banyak usaha kuliner gagal bukan karena produk buruk, melainkan kesalahan membaca pasar sejak awal.
Ia memaparkan empat indikator utama bisnis kuliner berkelanjutan, yakni:✅ 1. Analisis Lokasi Secara Mendalam
Pemilihan lokasi tidak boleh hanya berdasarkan keramaian. Pelaku usaha harus memahami demografi, daya beli, pola mobilitas, hingga perilaku konsumen di wilayah tersebut.
✅ 2. Memahami Kompetitor
Bisnis kuliner wajib memetakan pesaing secara detail, mulai dari harga, positioning brand, hingga keunggulan produk yang ditawarkan kompetitor.
✅ 3. Mendengar Suara Konsumen
Feedback pelanggan menjadi data strategis. Adaptasi menu, pelayanan, hingga pengalaman pelanggan harus berbasis kebutuhan nyata konsumen.
✅ 4. Forecasting atau Perencanaan Masa Depan
Perencanaan permintaan pasar, tren konsumsi, serta proyeksi pertumbuhan menjadi faktor penting agar bisnis tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang jangka panjang.
Menurut Dr. Sandy, yang juga Marketing Founder of Connectpedia, empat indikator ini menjadi fondasi utama agar bisnis kuliner mampu bertahan menghadapi perubahan ekonomi dan tren pasar yang cepat.
Franchise Bukan Sekadar Ekspansi, Tapi Sistem
Model franchise Baba Rafi dinilai berhasil karena didukung sistem operasional terintegrasi dan pengukuran performa outlet yang konsisten.
Pendekatan tersebut membuat mitra usaha tetap stabil meski menghadapi tekanan ekonomi global. Kini, Baba Rafi Enterprise terus memperluas ekosistem bisnisnya dengan fokus pada inovasi, kolaborasi, dan penguatan brand Indonesia di tingkat internasional.
Misi Besar: Membawa Brand Indonesia Mendunia
Hendy Setiono menegaskan, masa depan bisnis Indonesia berada pada kemampuan membangun sistem yang tangguh, bukan sekadar mengejar pertumbuhan cepat. “Bisnis yang kuat adalah bisnis yang mampu bertahan lintas generasi. Empire bukan tentang siapa yang
paling cepat sampai, tapi siapa yang paling siap untuk tetap berdiri saat angin kencang datang.” tegasnya dalam CEO Strategy Session yang dihelat oleh SLC Marketing Inc, Connectpedia dan Baba Rafi Enterprise, Kamis (26/2/2026) kemarin di Idea Hub Lantai 20, Voza Tower, Jalan Mayjend HR Muhammad Nomor 31 Surabaya.
Penghargaan untuk Baba Rafi
Kebab Turki Baba Rafi kembali mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin di industri waralaba Indonesia dengan meraih penghargaan dalam ajang bergengsi Top Opportunity Choice Award 2026. Penghargaan ini diserahkan langsung pada acara award ceremony yang berlangsung di Convention Hall Grand Galaxy Park Mall, Bekasi, Sabtu (17/1/2026)
