IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Industri Kreatif Lokal Harus Rebut Pasar Domestik

Avatar of Redaksi
Ratna Kawuri, Kadis Perindag Provinsi Jateng. (Ahmad/kabarterdepan.com)
Ratna Kawuri, Kadis Perindag Provinsi Jateng. (Ahmad/kabarterdepan.com)

Semarang, Kabarterdepan.com – Pelaku industri kreatif dalam negeri agar mampu menguasai pasar domestik, terus aktif didorong Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Salah satu upayanya, pemerintah mempersulit impor agar industri lokal bisa bersaing.

Hal inilah yang mengilhami, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Ratna Kawuri.

Responsive Images

“Kemenperin memang memberikan kebebasan pada Disperindag Provinsi Jateng untuk secara mandiri menggerakkan pelaku industri kreatif agar meningkatkan kemampuan, memperluas pasar dan membangun jaringan,” ujarnya, Selasa (11/6/2024).

Di samping itu, lanjutnya, Disperindag juga memberikan pendampingan, agar mampu bersaing dan menguasai pasar domestik.

“Beberapa pelatihan sudah kami lakukan, agar produk industri kreatif lokal mampu berbicara di level internasional,” ungkapnya.

Ratna menuturkan pelaku industri kreatif lokal harus dapat menghasilkan berbagai produk yang inovatif dan kompetitif.

“Kami mendukung penuh kepada para pelaku industri kreatif lokal agar bisa lebih mengembangkan usahanya, termasuk dengan cara berkolaborasi di antara pelaku industri kreatif itu sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Kreatif Universitas 17 Agustus (Untag) Semarang Adi Eko Priyono mengatakan sektor kreatif sebenarnya belum masuk industri namun baru tahap penyesuaian bakal jadi ada di bagian industri kreatif atau dimasukkan ekonomi kreatif.

“Sektor kreatif, ke depan akan selalu dibutuhkan untuk mensupport berbagai macam lingkup, baik untuk industri konvensional, modern, maupun pemerintahan,” katanya.

Sebagai suatu sektor baru yang dibutuhkan, lanjutnya, maka jika dikelola sebagai support industri, kreatif akan melengkapi dengan variasi model teknologi digital dalam pemasaran atau produksi sekalipun.

“Namun, apabila menjadi sektor khusus, ekonomi kreatif, justru semakin terasa manfaatnya bagi masyarakat. Zaman serba maju dan modern tentunya butuh ide-ide semakin kreatif yang dibutuhkan berbagai sektor lini kehidupan,” tutup Eko. (Ahmad)


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Tinggalkan komentar