Indonesia Sukses Juara Ganda Putra dan Tunggal Putri Detec International Junior U18

Avatar of Redaksi
Petenis Indonesia berjaya di Ganda Putra dan tunggal putri Detec International Junior U18. (Lana/kabarterdepan.com)
Petenis Indonesia berjaya di Ganda Putra dan tunggal putri Detec International Junior U18. (Lana/kabarterdepan.com)

Jember, kabarterdepan.com- Babak utama seri pertama kejuaraan Tennis Detec International J30 U18 tahun berlangsung di Jember sudah rampung. Tim tenis putra putri indonesia sukses membukukan prestasi apik pada gelaran yang cukup bergengsi diikuti 21 negara.

Kalungan medali bagi tim tenis merah putih diawali kategori tunggal putri U18, All final sesama rekan satu negara
Anjali Kirana Junarto (15) berada di peringkat 938 dunia tersebut sukses menghentikan langkah Cylova Zuleyka Hukmasabiyah (17) yang berada di posisi 823, dengan straight set (6-3,6-0) pads babak final Sabtu (18/5/2024) pagi di lapangan out door PKPSO Kaliwates Jember.

Usai pertandingan Anjali Junarto mengatakan senang bisa mengalahkan Cylova dan bisa menjuarai tunggal putri ITF Yunior untuk pertama kali dengan terlihat raut wajah ceria.

Hasil final hari ini bagi kami merupakan kemenangan pertama. Dari tiga pertemuan di ajang international juara tunggal putri pada turnamen berlabel ITF J30 di Jember merupakan gelar perdananya di single putri.

Gelar ini semakin melengkapi gelar sebelumnya di event yang sama di jember, berpasangan sama Shinar Sahra Shukayna Heriyadi Sunggoro, Jumat (17/5/2024).

Dengan gelar tersebut bagi Kirana Junarto memberi tambahan 30 poin tunggal dan 25 poin ganda dengan total perolehan 110,25 poin. Dengan raihan poin tersebut peringkat Anjali Junarto berada dikisaram 730 peringkat dunia.

Sayangnya Anjali Junarto tak bisa berlanjut ke turnamen ke 16 yang sama berlangsung di Jember, karena petenis yang lahir 9 juni 2008 baru ulang tahun ke 16 pada juni 2024.

Pada kesempatan yang sama Cylova Zuleyka Hukmasabiyah (17) yang berada di posisi 823  mengatakan kegagalan mengalahkan Anjali Junarto yang peringkatnya ada di posisi 938 diakui karena kondisi fisik kurang fit.

“Sehingga banyak kesalahan yang sering aku lakukan. Sementara kita akui lawan mainnya bagus. Pertemuan dengan Anjali Junarto baru kali ini di Kejuaraan detec Yunior J 30. Kalau aku sih udah tiga kali ini ikut kejuaraan tennis Yunior Detec J 30 dan sekali juara tahun2023 kemaren,” ucap Cylova saat ini tercatat sebagai siswi di SMA 2 serang.

Cylova tetap optimis berprestasi di event lain meski dirinya mengenakan hijab.

“Untuk cita citaku sih meski berolahraga pakai hijab ini saya optimis bisa meraih prestasi pada event lainnya,” imbuhnya.

Sementara di partai ganda All final sesama rekan merah putih saling berjibaku duet pasangan Akmal Junaini dan Michal Iksan Wicakusuma berhasil memboyong gelar juara ganda putra detec international Junior championship usai membungkam unggulan ketiga Rafalentino Ali Davosta / Aldhito Ramadhani Dwi Kurniawan yang menempati peringkat teratas dengan melalui tie break (4-6, 7-6, 12-10).

Prestasi bagi duet pasangan Akmal Junaini dan Michal Iksan Wicakusuma merupakan gelar juara ganda yang kedua kalinya pada ITF J30. Tahun lalu keduanya menjuarai pada ajang se level di Singapura

Selanjutnya partai tunggal putra juga terjadi all indonesia yang akan di gelar hari minggu pagi 19 Mei 2024, saling duel Rafalentino unggulan kedua peringkat 644 dunia melawan Aldhito yang sudah mengoleksi 4 gelar juara ITF Yunior. (lana)

Responsive Images

You cannot copy content of this page