Ibadah Tutup Tahun 2025 di GBT Lion of Judah Mojokerto: Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Menjadi Wasit dalam Hatimu

Avatar of Redaksi
Ibadah Tutup Tahun
Ibadah tutup tahun di Gereja Bethel Tabernakel (GBT) Lion of Judah Kota Mojokerto. (Rio/kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, KabarTerdepan.com – Jemaat Gereja Bethel Tabernakel (GBT) Lion of Judah Kota Mojokerto mengakhiri tahun 2025 dengan penuh ucapan syukur melalui ibadah tutup tahun yang penuh urapan pada Selasa, (31/12/2025), pukul 18.00 WIB, dengan tema khotbah “Tujuan Menjadi Satu”.

Dalam khotbahnya, Ps. Stefanus Gunawan menekankan kabar baik di akhir tahun 2025 sebagai bukti perlindungan Tuhan di tengah berbagai tantangan dan berita mengerikan yang dialami sejak masa pandemi COVID-19 hingga sepanjang tahun 2025.

“Kita boleh mengakhiri tahun ini dengan selamat karena Tuhan menjaga kita,” ujar Ps. Stefanus, mengingatkan jemaat untuk bersyukur atas penyertaan-Nya.

Ps. Stefanus Gunawan menyampaikan dua poin utama: 1) Damai sejahtera dari dalam hati, damai sejahtera yang di maksud bukan berasal dari luar, melainkan dari dalam hati dan pikiran karena berserah penuh pada Kristus. 2) Memerintah sebagai Wasit, jadikan Tuhan Yesus sebagai “wasit” dalam hidup, di mana damai sejahtera Kristus menjadi penentu dalam pengambilan keputusan. Keputusan yang didasari damai sejahtera ini tidak lagi dipengaruhi ego atau ketakutan, melainkan kasih dan kebijaksanaan dari Tuhan.

“Jikalau damai sejahtera tidak menjadi wasit dalam tubuh kita, maka kita akan mudah tersinggung, mudah melukai orang lain, dan mudah kecewa,” tambahnya.

Pesan akhir tahun dari Ps. Stefanus Gunawan sangat menyentuh, “Banyak hal yang melukai kita sebenarnya tidak perlu melukai, jika damai sejahtera Kristus diberi ruang memerintah terlebih dahulu dalam hati, bukan dari ego, emosi, atau ketakutan.”

Ia juga mengingatkan bahwa tujuan umat dipanggil menjadi satu tubuh Kristus adalah agar damai sejahtera dalam hati dan pikiran karena berserah pada Kristus menjadi wasit utama.

Tema Ibadah Tutup Tahun 2025

Tema ini diambil dari Kolose 3:15: “Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.”

Acara ibadah tutup tahun ditutup dengan momen penghargaan spesial bagi jemaat yang telah menyelesaikan pembacaan Alkitab secara lengkap dari Kitab Kejadian hingga Wahyu dalam satu tahun penuh. Sekitar 30 orang jemaat menerima apresiasi atas komitmen rohani mereka.

Ibadah ini menjadi penutup tahun yang penuh pengharapan, mengajak jemaat memasuki tahun 2026 dengan hati yang dipenuhi damai sejahtera Kristus. (Rio)

Responsive Images

You cannot copy content of this page