Ibadah Natal GPPS Anugerah Rengel, Ajarkan Kerendahan Hati dari Bethlehem

Avatar of Redaksi
Usung tema "Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem", Pendeta Yoseph menyampaikan khotbahnya di GPPA Rengel Tuban, Rabu (25/12/2024) (Steven / Kabarterdepan.com)
Usung tema “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem”, Pendeta Yoseph menyampaikan khotbahnya di GPPS Anugerah Rengel Tuban, Rabu (25/12/2024) (Steven / Kabarterdepan.com)

Kabupaten Tuban, Kabarterdepan.com – Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Anugerah Rengel menyelenggarakan Ibadah Natal yang penuh makna di Jalan Raya Barat nomor 383 Rengel, Kabupaten Tuban.

Ibadah yang dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh jemaat untuk merefleksikan nilai-nilai kerendahan hati dalam kehidupan, Rabu (25/12/2024).

Dalam khotbahnya, Pendeta Yoseph Nugroho mengusung tema “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem” berdasarkan Lukas 2:15.

“Latar belakang kota Betlehem sebagai kota kecil yang bahkan jumlah kambing dan dombanya lebih banyak daripada penduduknya.” ujar Pendeta Yoseph.

“Berita Natal pertama kali juga disampaikan kepada kaum gembala, yang dianggap sebagai golongan sederhana atau Margina,” tambahnya.

Pendeta Yoseph menjelaskan, Tuhan lahir ke dunia bukan di tempat yang mulia, tetapi di kandang yang hina, sebagai tempat kelahiran Sang Juruselamat dunia.

“Tentang nubuatan lahirnya Juruselamat, Nabi Mika dalam kitab Mikha 5:1-8 dan Matius 2:6 telah mengajarkan pentingnya kerendahan hati,” jelasnya.

Suasana Ibadah Natal di GPPA Rengel Tuban, Rabu (25/12/2024) (Steven / Kabarterdepan.com)
Suasana Ibadah Natal di GPPS Anugerah Rengel Tuban, Rabu (25/12/2024) (Steven / Kabarterdepan.com)

Setelah khotbah selesai, dilanjutkan dengan Malam Kudus. Kemudian, penampilan anak-anak sekolah minggu dan vokal grup Haleluya yang membawakan lagu-lagu pujian.

Selain itu, keamanan acara dijaga dengan baik oleh petugas yang terdiri dari empat anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Rengel, dua anggota Babinsa dari Koramil 0811/05 Rengel, dan dua anggota petugas Satpol PP. Sterilisasi tempat ibadah serta pemeriksaan terhadap orang yang tidak dikenal dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan ibadah tersebut.

Pendeta Yoseph menyampaikan pesan penutup setelah Ibadah Natal dengan ucapan syukur. Pendeta Yoseph mengingatkan jemaat untuk hidup dalam kerendahan hati.

“Natal mengingatkan kita bahwa hal kecil pun bisa menjadi besar di tangan-Nya. Selamat Natal 2024, Tuhan Yesus memberkati,” pungkasnya. (Steven/*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page