Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Sleman, Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak

Avatar of Redaksi
Angin Kencang
Sejumlah asbes terbang di Sleman akibat angin kencang sejak Kamis siang (1/1/2025). (Pusdalops BPBD Sleman for kabarterdepan.com)

Sleman, kabarterdepan.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Sleman pada Kamis siang (1/1/2026).

Kondisi ini mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga, jaringan listrik, serta infrastruktur jalan.

Hujan mulai mengguyur sejak pukul 13.00 WIB. Hingga pukul 23.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman masih terus melakukan pendataan terhadap dampak kejadian tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menyatakan bahwa pihaknya sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat dan angin kencang di beberapa wilayah.

Wilayah Terdampak Angin Kencang

Daerah yang diperkirakan terdampak meliputi Kapanewon Tempel dan sekitarnya, kemudian meluas ke Gamping, Godean, Moyudan, Minggir, Mlati, Depok, Berbah, Prambanan, Kalasan, Ngemplak, Ngaglik, Sleman, Turi, Pakem, hingga Cangkringan. Cuaca tersebut berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang.

“Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan banyak pohon tumbang serta merusak bangunan di sejumlah kapanewon,” katanya, Jumat (2/1/2025).

Di Kapanewon Berbah, pohon berdiameter hingga 30 sentimeter roboh dan menimpa jaringan listrik serta kabel internet di wilayah Sendangtirto dan Jogotirto.

Selain itu, dua rumah warga di Kotengan Baru, Jogotirto, mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terpaan angin. Kerusakan tersebut telah ditangani secara mandiri oleh pemilik rumah.

Di Kapanewon Trimulyo, sebuah rumah di Perumahan Kokap Sidomulyo mengalami kerusakan pada atap dapur yang ambrol. Sementara di Kapanewon Seyegan, pohon tumbang di Margomulyo menimpa pagar, garasi, serta sebuah mobil yang sedang terparkir, sekaligus merusak jaringan listrik.

Dampak lainnya terjadi di Kapanewon Gamping, berupa tanah longsor di wilayah Balecatur yang berdampak pada badan jalan dan teras rumah warga, serta pohon tumbang di Ambarketawang yang mengenai jaringan listrik.

WhatsApp Image 2026 01 02 at 8.42.32 AM

Di Kapanewon Depok, pohon tumbang di Maguwoharjo merusak rumah warga dan jaringan utilitas. Sementara itu, di Kapanewon Prambanan, pohon jati roboh hingga menutup akses jalan menuju kawasan wisata Tebing Breksi.

Kerusakan juga dilaporkan di wilayah Madurejo, berupa robohnya pagar rumah warga sepanjang sekitar 12 meter, serta pohon tumbang yang melintang di jalan dan merusak jaringan listrik serta telepon.

Kondisi serupa terjadi di Kapanewon Tempel, dengan kerusakan atap rumah dan pohon tumbang yang menghambat akses jalan serta mengancam area permukiman.

BPBD Kabupaten Sleman bersama relawan dan masyarakat setempat telah melakukan berbagai langkah penanganan, seperti asesmen dampak, pemotongan pohon tumbang, koordinasi dengan instansi terkait, serta penyaluran bantuan darurat bagi warga terdampak.

“Seluruh kejadian sudah ditangani dan hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa,” ujar Bambang Kuntoro.

BPBD Sleman mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan deras yang disertai angin kencang, serta segera melaporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page