
Surabaya, Kabarterdepan.com – Memperingati International Coffee Day pada 1 Oktober dan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober, Hotel Ciputra World Surabaya menggelar kegiatan unik yakni Batik & Brew” pada Sabtu, 4 Oktober 2025 lalu.
Kegiatan ini menggabungkan dua kekayaan budaya dan gaya hidup Indonesia, yakni seni batik kopi dalam satu pengalaman yang edukatif, inspiratif, dan berkelanjutan.
Acara dimulai dengan belajar mengenai kopi secara umum, seperti sejarah kopi di nusantara, dari masa kolonial hingga perkembangan industri kopi modern di Indonesia.
Perayaan Hari Batik Nasional di Surabaya
Jeffry Febrianto, General Manager Hotel Ciputra World Surabaya mengatakan kegiatan ini menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam melestarikan warisan budaya Indonesia dengan cara yang kreatif dan relevan dengan zaman.
“Indonesia kaya akan keanekaragaman kopi mulai dari sabang maupun merauke. Di sisi lain, batik merupakan warisan luhur budaya yang harus selalu dilestarikan,” jelas Jeffry, Selasa (7/10/2025).
Lebih lanjut, pada kegiatan ini para peserta membatik dengan bahan ramah lingkungan yakni kain seprai hotel yang sudah tidak terpakai tapi masih layak digunakan yang kemudian diubah menjadi tote bag.
Proses pewarnaan pun tak biasa, mereka menggunakan ampas kopi yang diolah kembali, sehingga menciptakan karya batik yang tidak hanya indah namun juga eco-friendly.
“Kami juga berkomitmen untuk menggalakan program sustainability, sehingga kami menggunakan kain seprai yang sudah tidak digunakan sebagai media untuk membatiknya dan ampas kopi untuk pewarnaan batik,” tambahnya.
Seluruh peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, termasuk dua orang asal Jepang, yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam membuat batik. Setelah sesi membatik selesai, para peserta menikmati kopi yang ditemani oleh cookies sehat dari Ladang Lima.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk terus mencintai serta melestarikan budaya Indonesia dengan cara yang modern dan berkelanjutan,” pungkasnya.
