Hotel di Bali Ini Jadi Contoh Pemanfaatan PLTS Atap

Avatar of Redaksi
IMG 20250425 WA0121
Peresmian Pemanfaatan PLTS Atap di salah satu hotel di Bali. (Angga Wijaya/kabarterdepan.com) 

Badung, kabarterdepan.com – Langkah konkret dalam mewujudkan Bali sebagai provinsi energi bersih terus bergulir. Gubernur Bali, Wayan Koster, kembali meresmikan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap, kali ini di hotel bintang lima Anvaya Beach Resort Bali, Jumat (25/4/2025).

Inisiatif ini menyusul implementasi serupa di PT. Hatten Bali Tbk, menandakan semakin kuatnya komitmen sektor pariwisata dalam mendukung energi berkelanjutan.

Gubernur Koster menyatakan kegembiraannya atas langkah progresif ini.

“Ini bagus sekali. Saya senang dan mudah-mudahan ini juga akan menggerakkan hotel-hotel lain dan pelaku-pelaku usaha lain untuk melakukan hal yang sama,” ujarnya kepada awak media.

Bali, dengan posisinya di garis khatulistiwa, memiliki potensi surya yang melimpah. Koster menekankan bahwa PLTS Atap adalah sumber energi yang tidak merusak alam, justru sebaliknya, “murah dan ramah lingkungan. Ini keren banget,” imbuhnya.

Pemanfaatan PLTS Atap di Anvaya Hotel ini diapresiasi tinggi oleh Gubernur sebagai implementasi nyata dari Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih dan Surat Edaran Gubernur Bali No 5 Tahun 2022 tentang Pemanfaatan PLTS Atap.

Koster mengajak seluruh pihak, termasuk pelaku usaha, untuk bersama-sama mewujudkan ekosistem yang sehat dan berkualitas, sekaligus meningkatkan citra pariwisata Bali di mata dunia sebagai destinasi yang berkelanjutan.
L. Sudarsana, GM. Corporate Sales and Marketing Santika Indonesia, menegaskan bahwa pemasangan PLTS Atap di Anvaya merupakan wujud nyata dari program “Spirit of Sustainability”.

“Kami sudah memasang solar panel kurang lebih di tujuh hotel kami. Ini bentuk komitmen kami terhadap pariwisata yang berkelanjutan,” jelasnya.

Komisaris Independen PT. Agra Surya Energi, Liana Setiawan, turut mengapresiasi langkah visioner Pemerintah Provinsi Bali dalam mendorong Net Zero Emission melalui kebijakan yang progresif.

“Saya sebagai pemerhati di energi terbarukan sangat berbangga dan salut dengan provinsi Bali,” ungkapnya, menyoroti Bali sebagai pelopor dalam regulasi energi terbarukan di tingkat daerah. Kebijakan ini dinilai sangat mendukung percepatan pemanfaatan energi hijau, tidak hanya untuk instansi pemerintah, tetapi juga sektor swasta dan pelaku usaha pariwisata. (Wij)

Responsive Images

You cannot copy content of this page