Herbisida Pratumbuh Luxinum Diluncurkan, Maksimalkan Hasil Padi Indonesia

Avatar of Redaksi
IMG 20250826 WA0107
Peluncuran herbisida Luxinum. (Husni Habib/kabarterdepan.com)

Surabaya, kabarterdepan.com- Gulma seringkali menjadi momok bagi para petani, seperti yang diketahui jika gulma yang tumbuh dapat membuat pertumbuhan tanaman menjadi kurang optimal, yang dapat menyebabkan panen berkurang.

Apalagi bagi tanaman padi, keberadaan gulma dapat mengurangi jumlah panen hingga 60 persen karena tanaman harus berebut sumber nutrisi dengan gulma. Melihat hal tersebut penggunaan herbisida sangat dibutuhkan untuk mengurangi pertumbuhan gulma guna memaksimalkan hasil panen padi.

Oleh sebab itu, BASF Indonesia luncurkan herbisida pratumbuh Luxinum yang memiliki efektif mengendalikan gulma rumput, teki, dan beberapa jenis gulma berdaun lebar.

Robert Upton selaku Business Management Southeast Asia, BASF Agricultural Solutions mengatakan Indonesia merupakan salah satu negara penghasil padi terbesar di dunia. Oleh sebab itu dirinya memiliki Indonesia sebagai lokasi pertama peluncuran Luxinum yang merupakan produk pengendali gulma untuk padi.

“Kami melihat potensi Indonesia sangat besar, sebagai negara penghasil padi terbesar ke empat di dunia, penting bagi petani disini untuk memaksimalkan hasil panen yang sejalan juga dengan program swasembada beras yang ditetapkan pemerintah,” jelas Robert, Selasa (26/08/2025).

Setelah sukses diluncurkan di Lampung pada 10 Juli, dan di Parigi pada 17 Juli 2025 lalu, kini Luxinum kembali diperkenalkan kepada para petani di Madiun pada Selasa 26 Agustus 2025. Pada kesempatan ini para petani yang diundang berkesempatan melihat langsung perbedaan penggunaan herbisida merek lain dengan Luxinum.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Jerico Gascon selaku Local Business Management, BASF Agricultural Solutions menuturkan Luxinum akan diluncurkan secara bertahap di seluruh Indonesia untuk mendukung para petani padi pada musim tanam berikutnya. Produk ini memberikan pengendalian terhadap gulma resisten seperti gulma rumput.

Produk ini dirancang agar petani dapat meningkatkan hasil panen, khususnya beras yang menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia. Produk ini sendiri telah lulus uji dan aman digunakan asal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“BASF juga akan menjalankan program tanggung jawab penggunaan produk (stewardship) dan bekerja sama dengan mitra distribusi untuk memastikan petani menggunakan Luxinum sesuai petunjuk pemakaian di label demi hasil yang optimal,” pungkasnya. (Husni Habib)

Responsive Images

You cannot copy content of this page