Heboh! Operasi Pasar Murah Mojokerto, Harga Turun Drastis!

Avatar of Redaksi
IMG 20250125 WA0024
Pembeli Bahan Pokok Pasar Murah Mojokerto Sedang Mengantri (@gemamedia)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Operasi pasar murah cabai rawit di Kota Mojokerto diperluas untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

Selain di lokasi Pracangan TPID, kali ini operasi pasar juga menyasar pasar tradisional dan berlangsung hingga tiga pekan ke depan.

“Karena tren harga cabai rawit maupun cabai merah belum turun signifikan selama tiga mingguan ini,” tandasnya, Kamis (23/1).

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Mojokerto, Muhammad Fauzan Suryahadi, mengungkapkan bahwa perluasan jangkauan operasi pasar dimulai sejak tanggal 23 Januari 2025.

Operasi pasar pertama kali digelar di Pasar Tradisional Prajuritkulon, dengan cabai rawit dan cabai merah menjadi komoditas yang paling diminati oleh pembeli.

Hal ini disebabkan oleh belum turunnya harga cabai rawit dan cabai merah secara signifikan dalam tiga minggu terakhir.

Saat ini, harga rata-rata cabai rawit masih berada di kisaran Rp 60.000 per kilogram, sementara cabai merah dibanderol dengan harga sekitar Rp 54.000 per kilogram.

Untuk membantu masyarakat, Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Mojokerto melakukan subsidi ongkos kirim (ongkir) dalam operasi pasar ini.

Sebagai hasilnya, cabai rawit dijual dengan harga lebih terjangkau, yakni Rp 13.000 per kemasan 250 gram, sementara cabai merah dibanderol dengan harga Rp 10.000 per 250 gram.

Hari ini, operasi pasar akan kembali dilaksanakan di Pasar Tanjung Anyar.

Fauzan menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah ini akan dilakukan secara berkala hingga bulan Februari mendatang.

“Operasi pasar akan kami laksanakan selama tiga minggu ke depan,” ujarnya.

Sebelumnya, pasar murah juga telah diselenggarakan di puluhan titik Pracangan TPID yang dilaksanakan rutin setiap hari Rabu. Untuk lebih memperluas jangkauan, kali ini pasar murah juga dilaksanakan di pasar tradisional pada setiap hari Kamis dan Jumat.

“Insya Allah, bulan depan beberapa daerah penghasil cabai sudah panen raya. Namun, kami tetap akan memantau perkembangannya. Jika harga cabai masih tinggi, kemungkinan besar operasi pasar akan diperpanjang,” tambah Fauzan.

Selain cabai, operasi pasar juga menyediakan komoditas bahan pokok lainnya yang disuplai oleh Kantor Bulog Cabang Mojokerto.

Beberapa komoditas tersebut antara lain beras SPHP yang dijual dengan harga Rp 56.000 per kemasan 5 kilogram, beras kita seharga Rp 68.000 per 5 kilogram, minyak kita seharga Rp 15.500 per botol, dan gula pasir yang dijual dengan harga Rp 17.000 per kilogram. (Tantri*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page